Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
522

Status Kerja Menjadi Tetap, Pekerja Justru Kehilangan Pesangon

Surabaya | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT/kontrak), yang dibuat antara Eko Marsetio dengan PT Sinar Galaxy beralih demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap). Majelis Hakim PHI Surabaya menilai, PKWT yang dibuat telah bertentangan dengan Pasal 59 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Demikian petikan pertimbangan hukum dalam halaman 22 putusan gugatan pemutusan hubungan kerja yang diajukan oleh Eko Marsetio di PHI Surabaya, yang diregister dengan perkara Nomor 130/G/2014/PHI.Sby. PT Sinar Galaxy yang berkedudukan di Jl. Kertajaya Indah Timur No. 33, Surabaya, digugat Eko lantaran mengakhiri PKWT secara sepihak pada tanggal 30 Januari 2014 melalui surat Nomor 012/DIR-SG/I/2014. 

Dalam ketentuan Pasal 62 UU Ketenagakerjaan, diatur mengenai : Apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya hubungan kerja bukan karena ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 ayat (1), pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar upah pekerja/buruh sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja. 

Atas pengakhiran PKWT sepihak yang seharusnya berakhir tanggal 31 Agustus 2016 itu, maka berdasarkan ketentuan Pasal 62 UU Ketenagakerjaan, Eko mengajukan tuntutan dalam surat gugatannya tanggal 24 Nopember 2014 terhadap PT Sinar Galaxy, untuk membayar sisa kontraknya selama 30 (tiga puluh) bulan dikali upah yang diterima Eko sebesar Rp.35 juta/bulan. Selain itu, Eko juga menuntut pembayaran harga sewa rumah, biaya listrik, biaya air dan biaya sewa mobil selama 30 bulan, dengan jumlah seluruhnya sebesar Rp.1,4 Miliar. 

Terhadap gugatan Eko, menurut PT Sinar Galaxy dalam jawaban tertulisnya tanggal 5 Januari 2015, PKWT (pekerja kontrak) yang dibuat haruslah dinyatakan batal demi hukum dan berubah menjadi PKWTT (pekerja tetap). Karena posisi Eko Marsetio adalah Manager Engineer dari kegiatan usaha perusahaan yang merupakan Depelover Perumahan, sehingga posisi Eko merupakan posisi penting dan utama di perusahaan. 

 “Menimbang, bahwa oleh karena Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu tertanggal 1 September 2013 antara Penggugat dengan Tergugat sebagaimana vide bukti P-5 yang identik dengan vide bukti T-1, demi hukum menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu sejak adanya hubungan kerja, maka petitum Penggugat angka 1 sampai dengan petitum angka 8 yang didasarkan pada prosedur penyelesaian berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu tertentu (PKWT), tidak beralasan hukum maka harus ditolak seluruhnya”, Ucap Isjuaedi, S.H., M.H., selaku Ketua Majelis Hakim membacakan kesimpulan (konklusi) dalam sidang putusan yang dinyatakan terbuka untuk umum di Gedung PHI Surabaya, Senin (9/2) lalu. 

Tuntutan Eko dinyatakan ditolak seluruhnya, karena PHI Surabaya menyatakan hubungan kerja Eko Marsetio dengan PT Sinar Galaxy adalah hubungan kerja dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) terhitung sejak 1 September 2013, yang berakibat hukum pada pemberian uang pesangon jika terjadi pengakhiran hubungan kerja, dan bukan tuntutan ganti rugi karena pengakhiran kontrak secara sepihak. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of