Senin, 16 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
338

Timboel: Indonesia Alami Deindustrialisasi

Jakarta | Gerbang Pasar Bebas Asean yang akan dibuka akhir tahun 2015, mengharuskan Negara membuat mekanisme proteksi untuk melindungi tenaga kerja dalam pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) itu, ungkap Timboel Siregar, Aktifis Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Selasa (28/4) kemarin.

Dalam acara seminar bertajuk, Evaluasi Kinerja Perburuhan Pemerintahan Jokowi-JK yang diselenggarakan Trade Union Right Center (TURC), di Hotel Grand Tjokro, Jakarta, Timboel menjelaskan mengenai target mekanisme perlindungan yang sesungguhnya merupakan salah satu point dalam Visi dan Misi Program Aksi Pemerintahan Jokowi-JK dalam bidang ketenagakerjaan.

Menurutnya, hingga kini Pemerintahan Jokowi-JK, dipandang belum mempunyai konsep perlindungan bagi pekerja Indonesia menghadapi MEA yang akan dimulai pada awal tahun 2016. Selain itu, pemerintahan sebelumnya terlalu berani dalam membuat perjanjian regional yang menggerus lapangan kerja.

“Sehingga kita mengalami deindustrialisasi, dan Jokowi harus mampu mengubahnya, diantaranya dengan mempertegas kewajiban kepesertaan BPJS yang dapat memiliki anggaran hingga 100 Triliun, dan dapat dipergunakan untuk kepentingan pembukaan lapangan kerja baru”, jelas Timboel.

Pada seminar yang digelar hingga Rabu (29/4) tersebut, selain Timboel juga hadir sebagai narasumber, Sahat Sinurat Direktur Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan, dan Surya Tjandra Direktur TURC. (***Sol)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of