Senin, 23 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
345

Tuduhan Tunggakan Jamsostek Tidak Terbukti, Pekerja di-PHK

Ilustrasi.

small_59bandung.bisniscomSukabumi | Imam Andriansyah menggugat PT Isopanel Dunia ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, karena perusahaan dinilai telah tidak tepat waktu untuk membayar iuran Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) terhitung mulai bulan Maret 2013, sesuai isi Surat Kesepatan Bersama yang dibuat tanggal 12 Oktober 2012.

Menurut Imam, perusahaan baru melakukan pembayaran iuran Jamsostek pada tanggal 17 Oktober 2013. Sehingga Imam menganggap tindakan perusahaan telah tidak memenuhi kewajiban yang dijanjikan, dan Imam mempunyai alas hukum untuk mengajukan gugatan pemutusan hubungan kerja, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) huruf d UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.

Namun, baik PHI Bandung maupun Mahkamah Agung, tidak sependapat dengan dalil gugatan PHK Imam terhadap perusahaan yang berkedudukan di Jalan Rancakadu, Nomor 80 Baros, Sukabumi. Dalam putusan Nomor 58/G/2014/PHI.PN.Bdg tanggal 6 Juni 2014, PHI Bandung menolak gugatan Imam. Karena menurut PHI Bandung, Imam tidak berhasil membuktikan adanya tindakan perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya.

Begitu pula Mahkamah Agung, menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Imam. Dalam putusannya Nomor 587 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 19 Nopember 2014, Mahkamah Agung berpendapat, bahwa dalil pekerja yang menyatakan perusahaan tidak melaksanakan kesepakatan bersama tanggal 12 Oktober 2012, tentang tunggakan iuran jamsostek tidak terbukti. Karena itu, pekerja tidak berhak atas uang pesangon sesuai ketentuan Pasal 169 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, tetapi pekerja hanya berhak atas uang penggantian hak dan upah proses, serta uang pisah, yang seluruhnya hanya berjumlah Rp.13 juta. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of