Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
540

Baru Menggugat Setelah Tiga Tahun Di-PHK, Gugatan Dikabulkan

396-alasan-karyawan-dipecat-717Sijunjung | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Padang, Kamis (30/4/2015) mengabulkan sebagian gugatan Ir Deddy Khudri Nasution terhadap PT Angsana Agro Andalan. Deddy menuntut perusahaan tempatnya bekerja, untuk membayar uang kompensasi pesangon atas tidak lagi mempekerjakan dirinya terhitung sejak tanggal 31 Desember 2011. 

 

Pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT Angsana, disebabkan Deddy dianggap telah mengundurkan diri karena telah tidak masuk bekerja seperti biasa sejak tanggal 1 Desember 2011. Namun, alasan PHK karena mangkir selama lebih dari 5 (lima) hari berturut-turut tersebut, tidak disertai dengan surat panggilan untuk bekerja seperti biasa. 

 

Alasan tersebutlah yang menjadi alasan Deddy untuk mengajukan tuntutan pembayaran uang pesangon sebesar Rp.180 juta, beserta upah sebesar Rp.413 juta. Terhadap tuntutan yang tersebut dalam surat gugatan yang didaftarkan di PHI Padang tanggal 22 Januari 2015 itu, perusahaan menolak seluruh dalil gugatan Deddy, karena Deddy merupakan Tenaga Honorer di perusahaan yang berlokasi di Nagari Banjar Tengah/Aie Amo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung itu. 

 

Terhadap dalil gugatan Deddy dan jawaban perusahaan, menurut PHI Padang perselisihan yang terjadi bukanlah perselisihan pemutusan hubungan kerja yang dapat dikategorikan dalam Pasal 168 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yaitu PHK karena alasan tidak masuk bekerja selama lebih dari 5 (lima) hari berturut-turut. Karena, pengusaha tidak melakukan panggilan kerja secara patut dan tertulis sebanyak 2 (dua) kali. 

 

“Sehingga menurut hemat majelis Hakim bahwa perselisihan yang terjadi antara Penggugat dengan Tergugat adalah termasuk kedalam pelanggaran yang diatur oleh Pasal 161 ayat (1) UU Ketenagakerjaan,” jelas Hakim Siswatmono Radiantoro dalam membacakan pertimbangan hukum di ruang sidang PHI Padang, yang dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum dengan dihadiri oleh Penggugat dan Kuasa Hukum Tergugat. 

 

Atas pertimbangan hukum tersebut, PHI Padang dalam amar putusannya Nomor 5/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pdg, menghukum PT Angsana Agro Andalan untuk membayar kepada Ir Deddy Khudri Nasution, berupa uang kompensasi pesangon sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) UU Ketenagakerjaan, beserta Tunjangan Hari Raya Tahun 2011, yang seluruhnya sebesar Rp.57,5 juta. (***Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of