Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
26

Pekerja Digugat Balik 20 Juta, PHI Putuskan Tolak

Gorontalo | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Gorontalo, menolak gugatan rekonvensi (gugat balik) yang diajukan oleh PT Graha Jaya Mandiri, terhadap Gusti Paneo yang tidak lagi masuk bekerja sejak 11 Agustus 2014. Namun alasan perusahaan tersebut adalah pemutarbalikkan fakta. Menurut Paneo, dirinya tidak masuk bekerja karena sakit, dan perusahaan tidak pula memanggil dirinya untuk masuk bekerja seperti biasa. 

Alasan Paneo diamini oleh Majelis Hakim PHI Gorontalo, ketidakhadiran Paneo sejak 11 Agustus 2014, seharusnya dilakukan pemanggilan secara tertulis dan dikirimkan ke alamat yang tercatat di perusahaan. Atas kekeliruan tersebut, perusahaan sama saja telah membiarkan pekerja dalam keadaan resah dan mengalami ketidakpastian atas status hubungan kerja maupun upahnya. 

Tindakan perusahaan yang mendiamkan tindakan ketidakhadiran pekerja, ditujukan untuk maksud agar pekerja dikualifikasikan mengundurkan diri, dan perusahaan terbebas dari kewajibannya membayarkan uang pesangon. 

Hal tersebut, menurut Majelis Hakim tidaklah dapat dibenarkan. Sehingga perusahaan harus dihukum untuk membayar uang pesangon kepada Gusti Paneo yang baru bekerja selama 5 (lima) bulan, sebesar 1 (satu) bulan upah ditambah uang penggantian hak sebesar 15%, kekurangan upah dan upah proses, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.5,5 juta. 

Terhadap gugatan balik perusahaan, Majelis Hakim berpendapat, tidak bekerjanya pekerja bukanlah karena keinginannya sendiri, melainkan ketidakseriusan perusahaan untuk mempekerjakan kembali pekerja. Sehingga tidak ada alasan bagi pekerja untuk membayar ganti kerugian seperti yang dituntut oleh perusahaan. 

“Menolak gugatan Penggugat Rekonvensi untuk seluruhnya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Abdullah Mahrus, S.H., M.H., membacakan amar putusan perkara Nomor 29/Pdt.Sus-PHI/2014, Senin (30/3/2015) dalam persidangan yang terbuka untuk umum di PHI Gorontalo, yang tanpa dihadiri oleh pihak perusahaan. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of