Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
421

PHI Tolak Gugatan Pensiunan Pekerja Pabrik Pesawat Terbang

Ilustrasi.

29jatgernetBandung | Gugatan Ali Husin, dkk (27 orang) terhadap PT Dirgantara Indonesia, Rabu (18/3) ditolak seluruhnya oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Dalam pertimbangan hukumnya, tuntutan para pensiunan pekerja perusahaan industri pesawat terbang di Indonesia itu, dianggap tidak berhak menuntut manfaat pensiun karena masih memenuhi syarat sebagai peserta Dana Pensiun. 

Menurut PHI, Ali Husin, dkk terikat pada Surat Keputusan Direksi Nomor KEP/05/030.02/IPTN/HR0000/12/99 Tentang Peraturan Dana Pensiun Dari Dana Pensiun IPTN, serta Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: KEP-116/KM.17/2000 tanggal 24 April 2000. Dimana kedua surat tersebut, mengatur setiap peserta tidak dapat mengundurkan diri atau menuntut haknya dari Dana Pensiun, apabila yang bersangkutan masih memenuhi syarat kepesertaan. 

Dengan demikian, Majelis Hakim PHI Bandung, yang diketuai oleh Wasdi Permana, SH., MH., berpendapat bahwa kepesertaan Para Penggugat pada Dana Pensiun IPTN berakhir pada saat Para Penggugat mencapai usia pensiun 55 (lima puluh lima) tahun, yaitu dalam rentang waktu antara tanggal 30 Oktober 2012 s/d tanggal 17 April 2014, artinya Para Penggugat masih bekerja pada Tergugat dan secara otomatis masih peserta Dana Pensiun IPTN. 

“Maka atas dasar fakta hukum tersebut dapat disimpulkan Para Penggugat tidak berhak menuntut manfaat pensiun sejak awal masa kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2011 dari Tergugat, dan karenanya pula Para Penggugat tidak ada mengalami kekurangan pembayaran manfaat pensiun dari Tergugat,” ucap Hakim Wasdi membacakan pertimbangan hukum dalam Putusan Nomor 151/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Bdg, yang menempatkan perusahaan yang berlokasi di Jl. Pajajaran, No. 154, Bandung itu sebagai Tergugat. (***Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of