Type to search

Sekitar Kita

Siap-Siap Kecewa, Menaker Masih Rahasiakan RPP Pengupahan

Share

97ciputranewscomJakarta | Hingga perayaan Hari Buruh Internasional, Jum’at (1/5), Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri tidak menjelaskan secara rinci mengenai formula kenaikan upah buruh, yang direncanakan ditinjau kenaikannya setiap 2-5 tahun sekali. Kondisi demikian, membuat berita simpang siur ditengah gerakan buruh dan berpotensi mengecewakan para buruh.

Disetiap kesempatan, Hanif selalu menyatakan dirinya mendukung kenaikan upah buruh pada setiap tahunnya, namun harus dimatangkan mengenai formula kenaikannya. Hanif hanya menyampaikan pengaturan mengenai kenaikan upah diatur dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Sistem Pengupahan, tetapi enggan menyampaikan isi dari RPP tersebut.

“Pemerintah sedang mematangkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Sistem Pengupahan, yang pada prinsipnya adalah kita ingin agar formula pengupahan yang lebih fair bagi para pekerja pada satu sisi dan pada sisi lainnya kenaikan upah tersebut dapat diprediksi,” jelasnya.

Menaker menjelaskan, kenaikan upah menjadi penting karena menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, tetapi bagi dunia usaha juga dibutuhkan adanya kepastian mengenai kenaikan upah itu.

“Oleh karena itu saya perlu katakan bahwa, kalau buat saya pada prinsipnya upah buruh itu harus naik setiap tahun, hanya tinggal formula kenaikannya seperti apa. Nah, formula ini yang sekarang ini sedang digodok, sedang dimatangkan kepada seluruh stakeholder hubungan industrial, untuk mendapatkan formula mengenai kenaikan upah yang terbaik, terbaik buat para buruh, yang terbaik juga buat dunia usaha, sehingga sama-sama enak,” pungkasnya. (***Hz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *