Type to search

Berita

Tak Terbukti Tutup Permanen, PHI dan MA Perintah Bayar Pesangon

Share

1phkBogor | Demi memperjuangkan haknya, Alisa Julianty menuntut PT Tunggal Jaya Plastic Industry dari tingkat Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, hingga Mahkamah Agung (MA). Alisa keberatan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan perusahaan sejak tanggal 25 Oktober 2013.

Perusahaan yang berkedudukan di Jl. Raya Karanggan Muda, Rt.004, Rw.05, Kabupaten Bogor itu, sesungguhnya tidak mempunyai alasan dalam memutuskan hubungan kerja dengan Alisa, selain karena melakukan efisiensi. Hal tersebut dijelaskan oleh perusahaan dalam sidang mediasi di Dinsosnakertrans Kab. Bogor.

Tak terima dengan penjelasan perusahaan, Ibu dari dua anak kembar yang telah ditinggalkan oleh almarhum suaminya itu, menuntut pembayaran uang PHK beserta ganti rugi imateriil yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.888,8 juta. Namun, PHI Bandung hanya memutus penetapan uang pesangon sebesar Rp.21,3 juta, demikian tersebut dalam amar Putusan Nomor 44/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 10 Juni 2014.

Alisa keberatan dengan Putusan PHI Bandung tersebut, sehingga Alisa mengajukan permohonan kasasi ke MA pada tanggal 26 Juni 2014, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan Kasasi Nomor 52/Kas/G/2014/PHI/PN.Bdg., yang disertai dengan memori kasasi tanggal 10 Juli 2014.

Setelah 6 (enam) bulan, akhirnya MA mengabulkan permohonan kasasi Alisa. Dalam pertimbangan hukumnya, MA menilai alasan perusahaan yang mem-PHK Alisa karena melakukan efisiensi bukan karena perusahaan tutup permanen tetapi dalam rangka mempertahankan usahanya. Sehingga terhadap PHK yang demikian, MA berpendapat Putusan PHI Bandung yang hanya menetapkan uang pesangon saja tidaklah sesuai dengan asas kepatutan dan keadilan.

Dalam putusannya Nomor 627 K/Pdt.Sus-PHI/2014 tanggal 21 Januari 2015, MA mengubah Putusan PHI Bandung dan menetapkan hak-hak Alisa Julianty berupa uang pesangon dan upah selama 6 (enam) bulan, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.39,9 juta. (***Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *