Selasa, 12 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
588

Menggugat Pimpinan PT, Gugatan Tidak Dapat Diterima

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Malang | Tak terima diputuskan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri, Hermawan, dkk (12 orang) menggugat Pimpinan Perusahaan PT Indonesian Tobacco ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya. Namun, gugatan Hermawan, dkk yang diregister dengan perkara Nomor 11/G/2015/PHI.Sby pada tanggal 28 Januari 2015 tersebut, dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Onvankelijkeverklaard).

Menurut Majelis Hakim PHI Surabaya yang diketuai oleh Hakim Wahyono, gugatan Hermawan terhadap Pimpinan Perusahaan yang merupakan pribadi dari seseorang atau sekelompok orang menjadi pimpinan dari suatu perusahaan, dan PT Indonesian Tobacco yang merupakan suatu perusahaan yang berbadan hukum, sama-sama memiliki hak, kewajiban dan kewenangan untuk bertindak secara hukum sebagai subyek hukum (recht person).

“Menimbang, bahwa sehingga dengan demikian, maka antara person Pimpinan PT Indonesian Tobacco dengan PT Indonesian Tobacco, masing-masing adalah merupakan subyek-subyek hukum yang tersendiri, yang masing-masing secara hukum memiliki hak, kewajiban, kewenangan dan tanggung jawab yang terpisah dan berbeda,” ujar Hakim Wahyono membacakan amar pertimbangan hukum.

Atas pertimbangan hukum tersebut, Majelis Hakim PHI Surabaya berpendapat gugatan Hermawan, dkk adalah salah alamat, karena seharusnya yang ditarik sebagai pihak Tergugat adalah perusahaan PT Indonesian Tobacco, bukan Pimpinan Perusahaannya.

Dalam pertimbangan hukum selanjutnya, Majelis Hakim PHI Surabaya juga memandang tidak tepat gugatan pemutusan hubungan kerja yang diajukan oleh Hermawan, dkk. Karena dalam uraian permasalahannya, pemutusan hubungan kerja yang terjadi karena berawal dari adanya penolakan perintah mutasi. Namun, Hermawan tidak menuntut pembatalan perintah mutasi.

“Menimbang, bahwa berdasarkan hal-hal tersebut maka sudah cukuplah terdapat alasan bagi Majelis untuk menyatakan bahwa gugatan yang diajukan oleh Penggugat dalam perkara ini tidak dapat diterima,” tegas Hakim Wahyono membacakan putusan, Rabu (13/5) lalu di Gedung PHI Surabaya. (***Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of