Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.269

Mogok Kerja Sah, PT Harapan Sukses Jaya Dihukum Bayar Upah Tiga Miliar

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bekasi | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (12/5/2015) lalu, mengabulkan seluruhnya gugatan Urip Sumoharjo, dkk (52 orang). Dalam amar putusan setebal 159 halaman, PHI Bandung menyatakan sah mogok kerja selama 1 (satu) bulan sejak 28 Nopember hingga 28 Desember 2012 yang dilakukan oleh Urip, dkk selaku anggota Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (GSPB).

Menurut Majelis Hakim PHI Bandung yang diketuai oleh Hakim Maringan Marpaung, mogok kerja yang dilakukan adalah akibat gagalnya perundingan. Disebabkan, surat ajakan musyawarah yang diajukan Urip, dkk dilakukan sebanyak 2 (dua) kali, yaitu tanggal 31 Oktober 2012 dan 2 Nopember 2012. Selain itu, mogok kerja yang dilakukan Urip, dkk telah diberitahukan secara tertulis pada tanggal 19 Nopember 2012 ke pihak perusahaan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, dan pihak kepolisian yang menerbitkan surat izin mogok kerja.

Tak hanya itu, PHI Bandung dalam putusannya Nomor 01/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg itu, juga mengabulkan tuntutan pengangkatan status hubungan kerja Urip yang semula merupakan pekerja kontrak menjadi pekerja tetap. “Menghukum Tergugat menerbitkan surat Pengangatan Para Penggugat sebagai pekerja terhitung sejak para Penggugat bekerja pertama kali pada Tergugat,” ucap Hakim Maringan membacakan amar putusan.

Oleh karena mogok kerja yang dilakukan oleh Urip dinyatakan sah, maka perusahaan yang berlokasi di Jl. Warung Bongkok, Kp. Jaya Raga, Rt 005 Rw 007, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kab. Bekasi itu, dihukum membayar upah selama mogok kerja dan tidak dipekerjakan dari tahun 2013 hingga tahun 2014, beserta Tunjangan Hari Raya 2013 dan 2014, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp.3,1 Miliar. Bahkan PHI Bandung juga mengabulkan tuntutan pembayaran uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.500 ribu perhari, apabila perusahaan tidak memanggil Urip, dkk untuk bekerja kembali dalam kurun waktu 10 hari kerja setelah putusan diucapkan. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of