Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
371

Perjanjian Kontrak Lewati Tiga Tahun, Menjadi Pekerja Tetap

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pontianak | Gugatan Pius Yohanes terhadap PT Limpah Sejahtera, Selasa (3/2) lalu, dikabulkan sebagian oleh Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pontianak. Dalam amar putusan Nomor 24/G/2014/PHI.PN.Ptk, menghukum perusahaan selaku Tergugat untuk membayar secara tunai uang pesangon sebesar Rp.96 juta kepada Pius.

Amar putusan tersebut, didasarkan pada pertimbangan Majelis Hakim yang menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) yang dibuat antara pekerja Pius dengan perusahaan, bertentangan dengan Pasal 59 ayat (1), ayat (2) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Karena, perusahaan dalam mempekerjakan Pius Yohanes dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun 2 (dua) bulan, sedangkan ketentuan perundang-undangan hanya membolehkan perjanjian kontrak dibuat paling lama 3 (tiga) tahun.

Penyimpangan terhadap lamanya waktu perjanjian kontrak, berakibat pada beralihnya status Pius Yohanes menjadi pekerja tetap, sehingga pemutusan hubungan kerja terhadap Pius harus dilakukan dengan mekanisme yang berlaku bagi pemutusan hubungan kerja pekerja tetap.

“Menimbang, bahwa setelah mencermati bukti P-3 dan fakta di persidangan ternyata Penggugat tidak pernah melakukan kesalahan dan/atau pelanggaran, oleh karenanya Majelis Hakim berpendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang di lakukan oleh Tergugat terhadap Penggugat adalah sesuai dengan ketentuan Pasal 164 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” jelas Hakim Achmad Syaripudin, Ketua Majelis Hakim PHI Pontianak membacakan pertimbangan hukum.

Selain itu, tuntutan Pius terhadap pemberian bonus tahunan ditolak oleh Majelis Hakim. Sebab, bonus tahunan dari perusahaan merupakan suatu kebijaksanaan atas apresiasi kinerja pekerja/buruh yang bersifat temporer. Majelis Hakim juga menolak tuntutan pembayaran upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan Mei hingga Agustus 2014, dengan alasan Pius tidak melakukan kewajibannya untuk bekerja, sebagaimana dimaksud Pasal 93 ayat (1) UU Ketenagakerjaan.

Pius yang telah bekerja sejak 31 Januari 2011 dengan upah sebesar Rp.4,5 juta sebagai asisten security, terpaksa menggugat perusahaan tempatnya bekerja yang beralamat di Jl. Perdana Square Blok J No. 8-12, Pontianak, karena diputuskan hubungan kerja secara sepihak sejak tanggal 15 April 2014. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of