Rabu, 18 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
595

Bekerja Dikapal Asing, ABK Indonesia Dikasih Makan Beras dan Timun

Ilustrasi. (foto: tribunnews.com)
Ilustrasi. (foto: tribunnews.com)

Trinidad-Tobago | Puluhan Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia tereksploitasi. Mereka mengatakan telah dipekerjakan 20 jam perharinya di atas kapal Ocean Atun 12 berbendera Saint Vincent and The Grenadines, kapal dengan panjang 23.1 Meter dan Berat 91.7 Metric Tons tersebut adalah jenis kapal Tuna Longliners. Tak hanya beratnya kerja yang dikeluhkan para Pekerja Laut/ABK, tetapi jam kerja yang overtime tanpa hitungan upah lembur menjadikan hal tersebut tak sebanding dengan pekerjaan di tengah samudera.

Ironisnya, sudah kerja berat, hitungan bonus dan lembur tidak jelas. Yang lebih memprihatinkan lagi, saat mereka sedang sandar di pelabuhan Chaghuarammas, Trinidad and Tobago stok makanan mereka hanya beras dan timun  saja.

“Saat sedang sandar, para ABK terpaksa ke hutan di Chaghuarammas untuk sekedar mencari Ubi dan Rebung serta apa saja yang bisa dimakan. Karena di kapal hanya ada beras dan timun saja,” ujar koki kapal asal Indonesia kepada buruhonline.com via rilis tertulisnya, Sabtu (25/7/15).

Untuk diketahui, jumlah seluruh ABK pada kapal OA 12 ada sekitar 20 orang. Kapten dan Enginernya berasal dari Taiwan, sedangkan sisanya adalah ABK asal Indonesia. Perwakilan Pemerintah Indonesia yang terdekat dari Trinidad and Tobago, diminta untuk bisa menyelidiki kondisi di atas kapal OA 12 yang kini sedang bersandar di pelabuhan.

Menurut Parta, juru bicara perwakilan Forum Solidaritas Pekerja Indonesia Luar Negeri (FSPILN) di Trinidad and Tobago, para TKI ABK bekerja siang malam menangkap Tuna yang harganya sangat mahal, selain harga mahal menangkap ikan tuna bukanlah pekerjaan gampang dan tidak ada resiko. Resikonya sangat besar, jika tidak hati-hati ketika menarik tuna maka bisa-bisa kita yang ketarik dan terbawa hingga tercebur ke laut, jelasnya ketika dihubungi via telepon. (***Is)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of