Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
296

Mogok Spontanitas, Hakim Maringan Perintahkan Kerja Kembali

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bogor | Ketua Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, Hakim Maringan Marpaung perintahkan PT Terang Dunia Internusa yang berkedudukan di Kawasan Industri Branta Mulia, Kp. Sabur, Citeureup, Kab. Bogor, untuk mempekerjakan kembali Aris, dkk (5 orang) pda posisi dan jabatan semula.

Keputusan tersebut diambil Hakim Maringan, setelah mempertimbangkan fakta yang terungkap dalam persidangan. Aris, dkk dinilai tidak melakukan kesalahan berat seperti yang dituduhkan oleh perusahaan, melainkan hanya melakukan mogok kerja spontanitas pada tanggal 9 September 2013, sebagai solidaritas antara pekerja ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, dan setelahnya bekerja kembali seperti biasa.

“Faktanya pada saat mengajak teman sekerja tidak ada unsur intimidasi atau pemaksaan yang mengakibatkan para pekerja menjadi terancam apabila tidak mengikuti demo tanggal 9 September 2013, dan tidak mengganggu produksi, karena produksi berjalan lancar seperti biasa, dan tidak ada kerugian bagi Tergugat karena setelah melakukan demo para Penggugat bekerja seperti biasa. Sehingga tindakan para Penggugat yang meninggalkan pekerjaan kemudian kembali bekerja seperti biasa, tidak termasuk dalam katagori bahwa para Penggugat telah melakukan kesalahan berat, sebagaimana diatur dalam Pasal 158 ayat 1 huruf f Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” jelas Hakim Maringan saat membacakan pertimbangan hukum, Selasa (13/1/2015) di Gedung PHI Bandung.

Selain memerintahkan bekerja kembali, Hakim Maringan juga menghukum perusahaan untuk membayar upah selama tidak dipekerjakan sebanyak 6 (enam) bulan. Serta apabila perusahaan lalai mempekerjakan kembali Aris, dkk, Hakim Maringan juga menetapkan pembayaran uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1 juta perhari, terhitung sejak Putusan dalam perkara Nomor 146/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Bdg itu berkekuatan hukum tetap. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of