Selasa, 17 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
334

Meski Terbukti Bermain Game-Online, PHI Bandung Batalkan PHK

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bandung | Tidak terima diputuskan hubungan kerja hanya karena menyimpan game-online didalam folder computer milik perusahaan, Alan Budi Hartono bersama kedua teman sekerjanya, Hesty Puspitasari dan Vitaria Afifah mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Berdasarkan keterangan Saksi yang diajukan oleh Alan, Soleh Mulyana menjelaskan kemungkinan PT Panjunan tidak mempekerjakan Alan dan kawan-kawan sejak bulan Agustus 2014. Menurut Soleh, ketiganya diputuskan hubungan kerja, karena ketahuan sedang bermain game-online pada computer milik perusahaan, yang seharusnya digunakan untuk kepentingan pekerjaan di perusahaan.

Menurut Majelis Hakim PHI Bandung yang diketuai oleh Hakim Pranoto, kesalahan yang dituduhkan oleh perusahaan yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta, No. 40, Bandung itu, sehingga mengakibatkan pemutusan hubungan kerja tidak beralasan hukum. Karena tindakan yang dilakukan oleh Alan beserta kawan-kawannya, bukan merupakan kesalahan yang dapat mengakibatkan PHK.

“Petitum angka 3 gugatan Para Penggugat yang menuntut agar dinyatakan keputusan Tergugat atas PHK secara lisan kepada Para Penggugat tanggal 5 Agustus 2014 tidak sah menurut hukum, adalah beralasan hukum untuk dikabulkan,” ujar Hakim Pranoto, Kamis (28/5/2015).

Dikarenakan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan PT Panjunan tidak sah menurut hukum, maka Majelis Hakim PHI Bandung berpendapat, tuntutan agar perusahaan mempekerjakan kembali dan membayar upah selama tidak dipekerjakan, beralasan untuk dikabulkan.

“Memerintahkan Tergugat untuk mempekerjakan kembali para Penggugat pada posisi dan jabatan semula,” ucap Hakim Pranoto membacakan amar putusan dalam perkara yang diregister dengan Nomor 13/Pdt.Sus-PHI//2015/PN.Bdg itu. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of