Selasa, 12 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
338

Rizal Ramli Jabat Menko, SPILN Harapkan Perbaikan Pelabuhan Hingga Pelaut

Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman. (foto: islamtoleran.com)
Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman. (foto: islamtoleran.com)
Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman. (foto: islamtoleran.com)

Jakarta | Presiden Joko Widodo telah menetapkan enam menteri baru yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 79/P Tahun 2015 tentang pergantian beberapa menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019, dan Keppres Nomor 80/P Tahun 2015 tentang pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris Kabinet pada Rabu (12/8) kemarin.

Atas hal tersebut muncul beberapa tanggapan, mulai dari politisi hingga serikat pekerja. Diantaranya pernyataan muncul dari Forum Solidaritas Pekerja Indonesia Luar Negeri (FSPILN), yang diwakili Ketua Umumnya, Imam Ghozali, “Kami berharap keberadaan RR (baca: Rizal Ramli) sebagai Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dapat memperbaiki kondisi pelabuhan hingga pelaut Indonesia,” ujarnya ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (13/8).

Menurut Imam, penyalah-gunaan kewenangan di pelabuhan berdampak pada seluruh sektor terkait, termasuk pekerja pelabuhan dan pelaut itu sendiri. Hal tersebut berakibat pada penurunan tingkat kesejahteraan pekerja pelabuhan, dan lalai dalam membuat regulasi perlindungan pekerja laut.

“Kita bisa lihat akibat dari kasus pemecatan sepihak, terhadap pengurus serikat pekerja yang beberapa waktu dilakukan oleh perusahaan pengelola JICT di Tanjung Priok? Bukan hanya soal pemecatan, tetapi juga memperkuat adanya dugaan penyalah-gunaan kewenangan pengelolaan,” lanjut Imam.

Keberanian Rizal Ramli pada saat dirinya menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Menteri Perekonomian saat era Presiden Gus-Dur ini, diharapkan dapat memberikan dorongan baru dalam memperbaiki pengelolaan pelabuhan dan kesejahteraan pelaut Indonesia, tutup Imam. (***Is)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of