Type to search

Berita

Sehabis Digerudug, MA Berikan PPMI Putusan Kerja Kembali

Share
Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).

Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).

Karawang | “Mewajibkan Tergugat untuk memanggil kembali para Penggugat untuk bekerja kembali ditempat semula,” ujar Hakim Yulius selaku Ketua Majelis pada Mahkamah Agung (MA) saat membacakan amar Putusan Nomor 707 K/Pdt.Sus-PHI/2014, yang diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum atas perkara pemutusan hubungan kerja antara PT Royal Standard melawan Sumaryono, dkk (241 orang).

Selain itu, Hakim Yulius juga menghukum perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Klari Nomor 45, Karawang Timur itu, upah selama mogok kerja dan mewajibkan perusahaan melaksanakan upah sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1405/Bangsos/2012. Pasalnya, mogok kerja yang dilakukan Sumaryono, dkk pada 28 Mei 2013 telah memenuhi ketentuan Pasal 137, Pasal 140, dan Pasal 141 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Putusan MA tersebut, membatalkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung Nomor 104/G/2013/PHI.PN.Bdg., tanggal 28 Maret 2014, yang sebelumnya menyatakan hubungan kerja Sumaryono, dkk dengan PT Royal putus karena mengundurkan diri, sebagai sebab mogok kerja tidak sah.

Tak puas dengan Putusan PHI Bandung, Sumaryono, dkk yang tergabung dalam Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Cabang Karawang, mengajukan permohonan kasasi ke MA pada 17 April 2014. Bukan hanya itu, PPMI juga turut mengawal kasus anggotanya tersebut dengan mendatangi gedung MA, Kamis (13/8/2015) lalu, tegas Wahidin, Minggu (23/8/2015) malam saat mengunjungi redaksi buruhonline.

“Tugas kami selanjutnya adalah mengawal pelaksanaan kemenangan kami ini di PHI Bandung, agar juru sita pengadilan segera memanggil perusahaan untuk dijalankannya putusan MA,” tutup Wahidin. (***Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *