Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
315

Tuntutan Kerja Kembali Ditolak, PHI Anggap Mengundurkan Diri

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Sidoarjo | Gugatan Sardi yang menuntut agar PT Maspion II mempekerjakan kembali dirinya, ditolak oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (27/7/2015) lalu. PHI menganggap Sardi dikualifikasikan mengundurkan diri, setelah tidak masuk bekerja selama lebih dari 5 (lima) hari berturut-turut.

Perkara perselisihan hubungan industrial yang diregisterasi dengan perkara Nomor 44/G/2015/PHI.Sby., yang diperiksa oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Tugiyanto berpendapat, Sardi telah dipanggil secara tertulis untuk bekerja oleh pengusaha sebanyak 3 (tiga) kali, yaitu pada 21 Januari 2015, 27 Januari 2015 dan 2 Februari 2015. Sehiingga ketidakhadirannya, dapat berakibat pada pemutusan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri, sebagaimana yang dimaksud Pasal 168 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Majelis Hakim berpendapat bahwa surat panggilan atas ketidakhadiran dari Tergugat tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 168 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, karena antara panggilan pertama dengan panggilan kedua telah melewati tenggang waktu 3 (tiga) hari kerja oleh karena telah dipanggil oleh Pengusaha secara patut dan tertulis dapat dikualifikasikan mengundurkan diri,” ujar Hakim Tugiyanto.

Atas pertimbangan hukum tersebut, menurut Hakim Tugiyanto, Sardi tidak mampu dapat membuktikan dalil gugatannya atas tuntutan bekerja kembali. “Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan hukum tersebut diatas maka Majelis Hakim berpendapat Penggugat tidak dapat membuktikan dalil gugatannya oleh karenanya gugatan Penggugat harus dinyatakan untuk ditolak,” lanjut pria yang ditunjuk Ketua PN Surabaya sebagai Ketua Majelis Hakim itu. (***Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of