Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
683

Diperjanjikan Harian Lepas Setelah Dikontrak Tiga Tahun, PHI: Kontrak Beralih Jadi Tetap

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Gresik | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Gresik, menyatakan status Suendi, dkk (130 orang) yang semula diperjanjikan dengan perjanjian kerja harian lepas, setelah dikontrak selama lebih dari 3 (tiga) tahun, menjadi pekerja tetap atau hubungan kerja tidak waktu tertentu. “Menghukum Tergugat untuk menetapkan Para Penggugat sebagai karyawan berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap,” tutur Hakim I Putu Gede Astawa yang menjadi Ketua Majelis Hakim.

Pasalnya menurut Hakim Astawa, perjanjian kontrak yang dibuat oleh PT Siantarjaya Ekatama melanggar Pasal 59 ayat (1), ayat (2) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Sebab, Suendi dan kawan-kawan telah bekerja lebih dari 3 (tiga) tahun, dan bekerja dibagian produksi yang awalnya dikontrak dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), lalu diubah menjadi perjanjian kerja harian lepas pada bulan Agustus 2014 yang berakhir pada bulan September 2014.

Tak terima dengan perlakuan perusahaan, Suendi mengajukan surat gugatan pada 23 Nopember 2014 di PHI Gresik, yang diregister dengan perkara Nomor 18/Pdt.Sus-PHI/2014/PN.Gsk. Menanggapi gugatan pekerjanya, perusahaan mengajukan eksepsi, yaitu gugatan Suendi dianggap keliru dalam mengajukan gugatan ke PHI Gresik (eksepsi kompetensi pengadilan), karena yang dijadikan obyek perselisihan adalah tidak dilaksanakannya Perjanjian Bersama.

Selain itu, perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Karangandong, No. 448, Driyorejo, Kabupaten Gresik itu juga menganggap gugatan Suendi kabur dan tidak jelas (obscuur libel). Sebab, Suendi bukan hanya mempersoalkan status hubungan kerja, tetapi juga cuti tahunan, cuti hamil dan kekurangan tunjangan hari raya tahun 2014. Sehingga perusahaan meminta agar Hakim menyatakan gugatan Suendi, dkk tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke verklaad).

“Dalam eksepsi, menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya,” ujar Hakim Astawa, Selasa (7/4/2015). (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of