Type to search

Berita

Kasasi Tak Diterima, PT Kasakata Dihukum Pekerjakan Kembali Pekerjanya

Share
Ilustrasi. (foto: tenagasosial.com)

Ilustrasi. (foto: tenagasosial.com)

Bogor | Mahkamah Agung (MA), Selasa (21/4/2015) memutuskan untuk menyatakan permohonan kasasi yang diajukan oleh PT Kasakata Kimia, tidak dapat diterima. Pasalnya menurut Majelis Hakim Kasasi yang diketuai oleh Hakim Mahdi Soroinda Nasution, perusahaan diwakili oleh General Manager. Sedangkan, seharusnya sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas Pasal 103 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, yang berhak bertindak memberi kuasa tertulis untuk melakukan perbuatan hukum adalah Direktur.

“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi PT Kasakata Kimia tersebut haruslah dinyatakan tidak dapat diterima,” ujar Hakim Mahdi membacakan amar pertimbangan hukum dalam perkara Nomor 746 K/Pdt.Sus-PHI/2014 itu.

Sebelumnya, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung telah menjatuhkan putusan Nomor 33/G/2014/PHI/PN.Bdg tanggal 25 Agustus 2014, yang memerintahkan perusahaan yang berlokasi di Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Citeureup, Bogor itu, untuk mempekerjakan kembali M Syafe’i, dkk.

PHI Bandung menganggap, hubungan kerja antara para pekerja yang berjumlah 30 (tiga puluh) orang itu, adalah dengan PT Kasakata Kimia dan bukan dengan perusahaan outsourcing (penyedia jasa tenaga kerja) PT Chemipro Dwitunggal Sejati. Serta, pemutusan hubungan kerja yang dilakukan sejak tanggal 1 Oktober 2013 terhadap M Syafei, dkk, haruslah dinyatakan batal demi hukum.

Selain diperintahkan untuk mempekerjakan kembali, PT Kasakata juga dihukum untuk membayar upah Syafei, dkk sejak Oktober 2013 hingga Juli 2014, sebesar Rp.477,4 juta, serta membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.100 ribu perhari apabila PT Kasakata tidak mau menjalankan putusan. (***Jm)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up