Type to search

Berita

PHI: Tak Ada Perjanjian Kerja, Bukan Berarti Tak Ada Hubungan Kerja

Share
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Bekasi | Tidak adanya perjanjian kerja secara tertulis, sama sekali tidak dapat dijadikan alasan untuk menyatakan tidak ada hubungan kerja. Demikian pertimbangan hukum dalam perkara Nomor 70/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg, yang dibacakan oleh Hakim Kartim Haeruddin selaku Ketua Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang memeriksa dan mengadili perkara pemutusan hubungan kerja antara Lariyadi, dkk (4 orang) melawan PT Tamindo Permai Glass.

“Ketentuan Bab I Pasal 1 angka 15 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang dimaksud hubungan kerja itu adalah hubungan antara pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja, yang mempunyai unsur pekerjaan, upah dan perintah,” ujar Hakim Kartim, Senin (22/6/2015).

Lebih lanjut ia menyatakan, “bahwa unsur pekerjaan adalah adanya pembuatan kemasan peti untuk kaca di perusahaan, sedang unsur upah adalah adanya upah yang setiap bulan. Sedangkan unsur perintah, adalah adanya perintah berupa order yang diterima untuk membuat peti kemasan kayu untuk kaca tersebut”.

Sehingga menurut Majelis Hakim, ketiadaan perjanjian kerja tidak dapat menjadi dasar untuk menyangkal dan mengingkari hubungan kerja, serta tidak pula dapat menghilangkan fakta terdapatnya hubungan kerja keduanya. “Menimbang, bahwa dalam setiap perjanjian kerja yang dibuat tidak tertulis, dinyatakan sebagai perjanjian kerja waktu tidak tertentu. Sehingga dengan demikian status tenaga kerjanya menjadi pekerja/tenaga kerja tetap,” jelas Hakim Kartim.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Hakim Kartim menghukum perusahaan yang beralamat di Kawasan Industri Jababeka I, Blok C, No.30-31, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi itu, untuk membayar uang pesangon kepada Lariyadi dan kawan-kawannya sebesar 2 (dua) kali ketentuan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003. (***Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *