Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
833

Tak Ada Rincian Pekerjaan Dalam Kontrak, PHI Batalkan PKWT

Ilustrasi. (foto: poskotanews.com)
Ilustrasi. (foto: poskotanews.com)

Sukabumi | Melalui kuasa hukumnya dari Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) yang digawangi oleh Saepul Tavip, Siti Suryati, dkk yang berjumlah 40 orang, akhirnya memenangkan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja melawan PT Dua Sekawan Respati.

Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) yang dibuat oleh perusahaan telah bertentangan dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan. “Oleh karena itu hubungan kerja antara Para Penggugat dengan Tergugat demi hukum, berdasarkan Pasal 59 ayat (7) UU No. 13 Tahun 2003, haruslah dinyatakan menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) sejak Para Penggugat terikat hubungan kerja kepada Tergugat,” ujar Hakim Jonlar Purba, Senin (10/8/2015).

Menurut Hakim Jonlar, PKWT yang dibuat perusahaan bukan untuk pekerjaan yang tertentu waktunya, sebab terdapat pekerja yang bermasa kerja lebih dari 3 (tiga) tahun. Padahal, PKWT hanyalah untuk pekerjaan yang paling lama dapat diselesaikan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun. Selain itu, Hakim Jonlar juga secara tegas berpendapat, bahwa dengan tidak dicantumkannya rincian jenis pekerjaan yang harus dilakukan oleh pekerja, merupakan jenis pekerjaan yang tidak termasuk job order (pesanan) dari pihak ketiga.

Atas pertimbangan tersebut, Majelis Hakim PHI Bandung, menghukum perusahaan yang beralamat di Kp. Bangkongreang, Rt.03/07, Cicurug, Sukabumi tersebut, untuk membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak, serta upah proses selama 10 (sepuluh) bulan terhitung sejak tidak dipekerjakan pada bulan Agustus 2014 hingga Mei 2015, yang seluruhnya sebesar Rp.1,6 Miliar.

“Mengadili, mengabulkan gugatan para Penggugat untuk sebagian. Menyatakan hubungan kerja antara Para Penggugat dengan Tergugat bersifat tetap/permanen berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu,” tutur Hakim Jonlar membacakan amar putusan yang diregister dengan Nomor 34/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg itu. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of