Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.198

Awas, TKI di Malaysia Dihimbau Waspada Penipuan Program Re-Hiring

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Malaysia | Kerajaan Malaysia melalui Kementrian Dalam Negeri, memang sudah setuju untuk melaksanakan program untuk memberi kesempatan kepada majikan dan pekerja asal Indonesia, untuk mengurus kembali perpanjangan kerja secara sah sesuai perundang-undangan. Tetapi, program tersebut masih dalam tahap perencanaan, dengan terlebih dahulu membentuk Gugus Tugas (task force) untuk membahas teknis pelaksanaan program ini.

Program Penggajian dan Penempatan Semula (3P) atau yang dikenal dengan istilah re-hiring masih dalam tahap perbincangan. Tetapi, beberapa selebaran tentang pembuatan permit kerja bagi pekerja tanpa dokumen sudah banyak beredar di kalangan masyarakat TKI di Malaysia, seolah-olah program tersebut sudah dibuka secara resmi.

“Kepada PATI yang berminat untuk membuat permit kerja secara sah sila datang ke pejabat (kantor) kami,” ujar Figo Kurniawan, seorang TKI di Malaysia yang juga aktif dalam organisasi buruh migran, membacakan salah satu bunyi selebaran tersebut sesuai rilis tertulisnya kepada buruh-online.com.

Selain itu, kata Figo, ada juga dalam selebaran yang disebar menyebutkan biaya pendaftaran sebesar RM 50 (Ringgit Malaysia) untuk pengurusan permit pekerja asing atau sering disebut working permit, tukasnya.

Perlu di garisbawahi, lanjut Figo, tidak semua agency melakukan penipuan, banyak juga agency yang betul-betul dapat menolong pekerja tanpa dokumen untuk memperoleh dokumen yang sah. Akan tetapi, perlu diwaspadai dan dicurigai sebagai sebuah penipuan, apabila ada pihak yang sudah mengedarkan selebaran tentang pembuatan permit, sementara program itu masih dalam tahap perbincangan, imbau ia.

Untuk diketahui, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur  dalam pengumuman resminya pada Jumat (2/10) lalu, menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia di Malaysia, khususnya yang tidak memiliki Permit agar tidak melakukan pendaftaran sampai ada keputusan resmi dari kedua negara, pungkasnya. (***Is)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of