Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
967

Dua Puluh Lima Tahun Tak Ada Kabar di Malaysia, Sumarni Dicari Anaknya

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Haryanto (33), lelaki asal Cilacap, Jawa Tengah, mengaku sudah 25 tahun mencari ibu kandungnya (Sumarni) yang pergi meninggalkannya ke luar negeri. “Pada 1992 dia pergi pamit ke Malaysia, umur saya saat itu masih 8 tahun dan adik saya 1,5 tahun. Saya dapat kabar dan uang kiriman dari ibu saya terakhir pada tahun 1995, saat itu saya kelas 5 Sekolah Dasar (SD),” tutur Haryanto memaparkan awal kisahnya kepada buruh-online.com.

Faktor ekonomi membuat keluarga Haryanto harus mengikhlaskan ibu tercintanya pergi merantau ke luar negeri. “Bapakku hanya seorang buruh serabutan, kadang kerja kadang nganggur. Itu yang membuat bapak mengijinkan ibu pergi,” ungkap ia.

Informasi dari saudaranya yang juga kerja di Malaysia, mengatakan bahwa Sumarni telah menikah lagi dengan lelaki berkebangsaan Bangladesh. Namun ketika didatangi ke kediaman mereka tinggal, ternyata sudah pindah dan tak tinggal disitu lagi, cletuk ia menirukan ucapan saudaranya kala itu yang masih teringat hingga kini.

Ucapan adiknya yang selalu mengiang di telinga Haryanto, selain rindu yang menggunung adiknya kerap berkata ‘Ibu.. aku disini merindukanmu’. “Saat ini saya tak tahu ibu saya ada dimana dan bersama siapa, saya berharap pemerintah bisa membantu saya untuk dapat menemukan ibu saya. Ya minimal kabar dan keberadaannya, sukur-sukur dapat memulangkanya,” harapnya mengakhiri. (***Is)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of