Type to search

Sekitar Kita

Kalteng dan Kepri Telah Tetapkan UMP, Upah Jakarta Naik 400 Ribu

Share
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Jakarta | “Berdasarkan hasil rapat pada Kamis (29/10) malam, kami sepakat menetapkan bahwa besaran nilai UMP Provinsi DKI Jakarta tahun 2016 adalah sebesar Rp3,1 juta,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Priyono di Jakarta, Jumat. Menurutnya, nilai tersebut merupakan hasil akhir dari Dewan Pengupahan DKI Jakarta yang terdiri dari tiga unsur, pekerja, pengusaha dan pemerintah dalam menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2016.

Kata Priyono, inflasi tahun ini sebesar 6,83 persen dan pertumbuhan ekonomi DKI sebesar 4,67 persen. Keduanya berjumlah 11,5 persen yang kemudian dikalikan dengan UMP 2015 sebesar Rp2.700.000 menjadi Rp310.500. Angka itu kemudian ditambah dengan UMP tahun 2015 menjadi Rp3.010.500. Angka tersebut diusulkan oleh pihak pengusaha. Sedangkan angka yang diusulkan oleh perwakilan buruh adalah Rp3.133.477. “Besaran upah itu merupakan angka kompromi,” lanjut ia.

Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), telah lebih dulu dalam menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2016. Melalui Peraturan Gubernur Nomor 39 Tahun 2015 (silahkan download), besaran UMP yang berlaku per-1 Januari 2016 yang akan datang, adalah sebesar Rp.2.057.588,-per bulan. Selain itu, Pj. Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi, yaitu sektor jasa sebesar Rp.2.119.284,- perbulan. Lalu sektor pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pengolahan, listrik, gas dan air, sebesar Rp.2.160 ribu. Ditambah sektor bangunan sebesar Rp.2.201 ribu, serta sektor pertambangan dan penggalian sebesar Rp.2.222 ribu.

Selain Kalteng, Penjabat Gubernur Kepulauan Riau, Agung Mulyana secara resmi telah menandatangani penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepri 2016, sebesar Rp2,178 juta lebih, pada Rabu (28/10) lalu. Sebelum memutuskan besaran UMP tersebut, kata Agung lagi, terlebih dahulu dilakukan pembahasan secara musyawarah dan mendetil dengan Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Kepri. Sampai akhirnya disepakati UMP Kepri 2016 sebesar Rp2,178 juta lebih. “Jadi rumusnya sesuai dengan PP-78 tahun 2015, upah minimum baru sama dengan upah minimum lama dikali dengan persentase tingkat pertumbuhan dan inflasi daerah, atau UMB=UML+(Tingkat Inflasi+ Tingkat Pertumbuhan Domestik Regional Bruto Provinsi Kepri),” ujarnya. (***Hz)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *