Type to search

Sekitar Kita

Pengangguran Muda Jadi Bahasan 32 Menaker se-Dunia

Share
Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Menteri Tenaga Kerja Organisasi Kerjasama Islam .

Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Menteri Tenaga Kerja Organisasi Kerjasama Islam.

Jakarta | Sebanyak 32 Menteri Tenaga Kerja dari berbagai negara yang memiliki penduduk muslim di dunia, menghadiri The 3’d Islamic Conference Labour Minister (lCLM) atau Konferensi Tingkat Menteri Tenaga Kerja Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke-3, yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, sejak 28 hingga 30 Oktober 2015, di Jakarta.

Menurut Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri (KLN) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Indah Anggoro Putri mengatakan, pertemuan tersebut merupakan  Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Tenaga Kerja anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang membahas mengenai isu ketenagakerjaan yang berkembang di negara-negara anggota OKI. Indah menjelaskan, bahwa isu penanganan tenaga kerja muda menjadi fokus tema dari pertemuan itu, disamping tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Meningkatnya angka pengangguran muda secara global, dan juga di kawasan negara anggota OKI telah menjadi perhatian bersama.

Indah juga menjelaskan dalam pertemuan konferensi, turut dibahas tindak lanjut Kerangka Kerja OKI di bidang ketenagakerjaan dan perlindungan sosial (OIC Framework  on Labour, Employment and Social Protection). “Kerjasama ini mencakup 6 area, yaitu kerjasama di bidang ketenagakerjaan, yaitu Promosi K3, pengurangan angka pengangguran,  Pengembangan kapasitas angkatan kerja,  Penanganan tenaga kerja migran,  Strategi pembangunan informasi pasar kerja dan  Perlindungan sosial,” kata Indah.

Selain itu, sebagai tuan rumah, Indonesia juga  akan meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara-negara anggota OKI  lainnya, termasuk dengan organisasi internasional terkait dalam upaya untuk mendapatkan bantuan pembangunan kapasitas fisik maupun non fisik. Konferensi yang dipimpin langsung oleh Menaker RI, Hanif Dhakiri selaku tuan rumah, juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal OKI, H.E. Mr. Iyad Madani.

Untuk diketahui, OKI merupakan organisasi internasional non militer yang didirikan di Rabat, Maroko pada tanggal 25 September 1969. Atas prakarsa Raja Faisal dari Arab Saudi dan Raja Hassan II dari Maroko, dengan Panitia Persiapan yang terdiri dari Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Somalia, Arab Saudi dan Maroko, maka diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Islam yang pertama pada tanggal 22-25 September 1969 di Rabat, Maroko. Konferensi ini merupakan titik awal bagi pembentukan OKI. (***Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *