Selasa, 16 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
628

Peringatkan Jokowi, Malam Ini Buruh Kuasai Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Ratusan peserta aksi berjalan santai di ruas Tol Jakarta-Cikampek, malam ini, Rabu (28/10). (foto: DW)
Ratusan peserta aksi berjalan santai di ruas Tol Jakarta-Cikampek, malam ini, Rabu (28/10). (foto: DW)
Ratusan peserta aksi berjalan santai di ruas Tol Jakarta-Cikampek, malam ini, Rabu (28/10). (foto: DW)

Pondok Gede | Ratusan buruh dari Serikat Pekerja Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), yang sedianya akan kembali ke Bekasi, Karawang dan Purwakarta, berhamburan keluar dari kendaraan bus yang mereka tumpangi saat tengah berada di ruas tol Halim menuju exit Pondok Gede, Jakarta, malam ini Rabu (28/10).

Sejak sejam yang lalu, mereka berjalan kaki santai memenuhi ruas tol Jakarta-Cikampek tersebut, sambil membentangkan spanduk, dan berorasi meminta pembatalan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Menurut salah satu pengunjuk rasa, hal tersebut dilakukan secara spontanitas oleh para peserta aksi, yang sejak siang tadi melakukan aksi di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan dan Istana Merdeka.

Hingga Pukul 20:40 Wib, para peserta aksi dilaporkan sudah mulai kembali menaiki kendaraan masing-masing, dan mulai meninggalkan ruas tol exit Pondok Gede. Selama lebih dari satu jam tersebut, tidak ada satu aparat kepolisian-pun yang berusaha meminta peserta aksi untuk kembali menaiki kendaraannya.

Untuk diketahui, para peserta aksi yang diikuti oleh PPMI, Geber BUMN, GSPB, SGMBN, FSPASI dan FSBDSI, mendesak Presiden Jokowi membatalkan PP Pengupahan, yang dianggap telah mengebiri kewenangan Dewan Pengupahan.

Dalam PP tersebut, para pengunjukrasa menilai keanggotaan serikat pekerja di Dewan Pengupahan untuk memberikan rekomendasi besaran upah kepada Gubernur, tidak lagi diperlukan. Sebab, Gubernur diharus menetapkan besaran upah minimum dengan rumusan dalam formula yang telah ditetapkan oleh PP Pengupahan. “Ketentuan itu yang merugikan kami sebagai buruh,” teriak salah satu anggota dari PPMI didepan Kemenaker siang tadi. (***Ys)

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Danial IndrakusumaSigit Wahyudi Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Sigit Wahyudi
Guest
Sigit Wahyudi

Mantap.. batalkan pp nya.. atau kami turun lebih bnyak..

Danial Indrakusuma
Guest
Danial Indrakusuma

Biasakan kalau aksinya persatuan, maka apapun yang dilakukan (termasuk tutup tol) harus disebutkan sebagai tindakan persatuan. Nama persatuannya: Persatuan Komite Batalkan PP Pengupahan Tahun 2015. Tujuannya agar punya rasa pemilikan bersama, tanggung jawab bersama, dan persatuannya akan langgeng.