Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
395

Janji Gubernur Jatim Soal PP Pengupahan

Soekarwo (foto: surabaya.com)
Soekarwo (foto: surabaya.com)
Soekarwo
(foto: surabaya.com)

Surabaya | Gubernur Jawa Timur Soekarwo berjanji akan menyalurkan aspirasi buruh terkait Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang PP Pengupahan. Ia menekankan bahwa rumusan upah haruslah menyejahterakan buruh bagaimanapun formulasinya, namun dengan catatan tidak mengancam investasi.

Serikat buruh/pekerja yang berada di Jawa Timur diajak untuk bekerjasama memberikan solusi perbaikan regulasi pengupahan. Soekarwo berjanji, Pemprov Jawa Timur akan memfasilitasi perbaikan tersebut.

Seokarwo mengatakan, kalau sudah dibuat PP, yang bisa membatalkan PP adalah pihak yang membuat PP itu sendiri, ujarnya saat menggelar silaturahmi dengan serikat buruh/pekerja, serta sosialisasi PP Pengupahan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jawa Timur di Surabaya, Minggu (8/11/2015).

Selain itu Soekarwo menyampaikan, disparitas antar daerah mengenai UMK harus dipikirkan lebih matang lagi dan perlu perimbangan daerah ring 1 dengan daerah lainnya, jangan sampai terlalu jauh. Untuk menghindari kecemburuan sosial, upah minimum kabupaten/kota (UMK) antara daerah ring 1, 2, dan 3 tidak terlalu jauh jarak selisihnya. Istilah ring 1 harus mengacu pada daerah Surabaya dan sekitarnya.

Sementara Koordinator serikat buruh/pekerja Kota Surabaya Dendy Prayitno menyatakan bahwa “serikat buruh/pekerja di Surabaya tetap menolak PP Pengupahan. Buruh di Surabaya meminta UMK Surabaya naik minimal 20 persen dari tahun 2015, “tegasnya.

Selain itu, serikat buruh/pekerja Kota Surabaya mendukung dan meminta kenaikan upah minimum sektoral kabupaten/kota tahun 2016, serta menyarankan untuk diterbitannya peratuan gubernur tentang skala upah.

Pada kesempatan yang sama Ketua Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Jawa Timur Sunandar mengatakan, UMK ring 1 dengan daerah lain disparitasnya sangat tinggi. Untuk itu dalam hal ini, kepala daerah masing-masing kabupaten/kota dalam mengatasi permasalahan perburuhan sangat dibutuhkan dan berperan aktif. (**ef)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of