Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
737

Salah Ketik Nama Pekerja, Hakim PHI Kesampingkan Eksepsi Perusahaan

Gedung Pengadilan Negeri Surabaya.
Gedung Pengadilan Negeri Surabaya.

Sidoarjo | Hakim Wahyono selaku Ketua Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, menganggap kesalahan ketik subyek hukum para Penggugat, dan perbedaan jumlah perhitungan uang pesangon didalam surat gugatan tertanggal 5 Mei 2015 yang diajukan oleh Supriyono, dkk (4 orang), bukanlah mengenai materi pokok perkara dan dapat diperhitungkan kembali berdasarkan bukti-bukti yang diajukan dalam persidangan.

Gugatan Penggugat sangatlah tidak cermat, di awal gugatan menjelaskan nama Murniyah sebagai Penggugat 4, sedangkan di dalam petitum poin 3 berganti nama menjadi Murniyati. Maka sangatlah berbeda nama tersebut, apalagi menyangkut subyek sebagai Penggugat sangatlah tidak cermat. Sehingga patutlah gugatan a quo setidak-tidaknya tidak dapat diterima, demikian dikatakan kuasa hukum PT Yunindo Plastic Engineering dari kantor hukum Soeko Tribekti Rahardjo.

Selain itu, surat gugatan Supriyono juga dianggap kabur bahkan kontradiktif. Sebab, terdapat dua Penggugat yang uang penghargaan masa kerjanya dihitung secara berbeda. Padahal berdasarkan Pasal 156 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, seharusnya mendapatkan besaran uang penghargaan masa kerja yang sama. Sehingga, berdasarkan jurisprudensi MA dalam putusan No. 3534 K/Sip/1984, disebutkan, gugatan dikatakan obscuur libel, karena dalam gugatannya kacau dan kabur, bahkan kontradiktif , maka sudah sepatutnya gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.

Supriyono, dkk terpaksa menggugat perusahaan tempat mereka bekerja, yang beralamat di Tropodo II, No. 90, Pabean, Sedati, Sidoarjo itu. Sebab, sejak bulan Desember 2013, Supriyono bersama ketiga teman-teman lainnya, tidak lagi diperbolehkan masuk bekerja kembali, setelah dilakukan panggilan bekerja pada tanggal 2 dan 4 Desember 2013.

Atas hal tersebut, Hakim Wahyono mengabulkan gugatan Supriyono yang diregister dengan perkara Nomor 47/G/2015/PHI.Sby untuk sebagian. Ialah diantaranya penetapan pemberian uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, sesuai Pasal 156 ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) UU Ketenagakerjaan. (Ys)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of