Sabtu, 14 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
600

Apartemen Transit, Rencana Pemprov Jabar Bangun Pemukiman Untuk Buruh

(Sumber : bp3jb.jabarprov.go.id)
(Sumber : bp3jb.jabarprov.go.id)
(Sumber : bp3jb.jabarprov.go.id)

Bandung | Apartemen Transit menjadi istilah yang dipakai Pemprov Jabar membangun pemukiman khusus buruh. Mulai tahun depan, pembangunan apartemen transit tersebut akan dimulai dengan mencari titik-titik strategis yang tidak jauh dari kawasan industri.

Pembebasan lahan sendiri akan dimulai tahun depan, terutama di wilayah-wilayah yang dekat dengan sentra industri. “Kita intensifkan itu untuk buruh,” tegas Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jawa Barat, Bambang Riyanto, Kamis (3/12/2015).

Bambang mengatakan, guna menambah tempat tinggal bagi para buruh, pihaknya bekerjasama dengan Biro PBD (Pengelolaan Barang Daerah). Sejak APBD-P 2015 disahkan, Pemprov Jabar gencar melakukan pembebasan lahan. “Terutama pembebasan lahan di wilayah kantung industri di Jabar. Seperti di KBB (Kabupaten Bandung Barat) ada 7 hektar, di Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta dan sebagainya juga kita akan bebaskan,” tutur Bambang.

Saat ini Pemprov Jabar telah memiliki beberapa apartemen transit di beberapa wilayah seperti Rancaekek, Ujung Berung, Kota Bandung, dan di Bandung Barat. Sementara rencana pembangunan kembali apartemen tersebut bukanlah tempat tinggal seumur hidup untuk para buruh. Seperti namanya, apartemen transit, para buruh hanya akan menempatinya sementara agar mereka tidak tinggal di tempat-tempat kumuh.

“Kan judulnya juga transit. Kita sebut apartemen transit karena kita ingin pengelolaannya lebih profesional, lebih nyaman, jauh dari kesan kumuh,” jelasnya.

Selama menetap di apartemen transit, para buruh akan diarahkan untuk menabung dan membeli rumah sendiri agar setelah keluar dari apartemen sudah punya tabungan untuk membeli rumah pribadi. “Biaya sewanya per bulan dan itu sangat murah sekali,” katanya. (**ef)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of