Type to search

Berita

Jalankan Tugas Negara Tanpa Ijin, Ketua KPPS Dipecat

Share
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Batam | Permohonan ijin Rudolf Sihombing untuk tidak bekerja seperti biasa karena melaksanakan tugas negara, dalam rangka mengikuti tahapan pemilihan umum sebagai Ketua KPPS sejak tanggal 10 hingga 26 April 2014, berakhir dengan pemutusan hubungan kerja (PHK).

PT Harapan Jasa Sentosa yang berada di Panbil Plaza lt. 4, Komplek Komersial Area Panbil, Kel. Muka Kuning, Kec. Sei Beduk, Kota Batam selaku tempat Rudolf bekerja, tidak dapat memberikan ijin kepada ia untuk tidak bekerja. Sehingga, setelah melalui surat panggilan untuk bekerja sebanyak 3 (tiga) kali, Rudolf akhirnya dinyatakan mengundurkan diri setelah diterbitkannya surat panggilan bekerja yang ketiga pada 16 April 2014.

Padahal, Rudolf telah berhasil membuktikan dirinya sebagai Ketua KPPS TPS 28 dan juga ketua RT di Kelurahan Muka Kuning, Kota Batam, yang sedang menjalankan tugas negara berdasarkan penugasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang, yang diketuai oleh Hakim Zulfadly, berpandangan lain. Menurutnya, tugas tersebut seharusnya diberitahukan terlebih dahulu untuk memperoleh ijin dari perusahaan.

“Majelis Hakim berpendapat, bahwa perbuatan Penggugat tidak masuk kerja sejak tanggal 10 April 2014 sampai dengan 24 April 2014 adalah mangkir. Sehingga Penggugat haruslah dikualifikasi mengundurkan diri,” tegas Hakim Zulfadly membacakan pertimbangan hukum dalam putusan perkara Nomor 57/Pdt.Sus-PHI/PN.Tpg, Kamis (26/11/2015) lalu.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis Hakim PHI Tanjungpinang, menolak seluruh gugatan Rudolf. “Menolak gugatan penggugat seluruhnya,” ujar Hakim Zulfadly membacakan amar putusan. Namun demikian, meskipun Majelis Hakim menolak gugatan Rudolf, namun dalam pertimbangan hukum halaman 15, PT Harapan Jasa Sentosa diminta untuk memberikan uang pisah kepada Rudolf yang besarnya diatur dalam Peraturan Perusahaan. (***Ys)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *