Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
529

Tak Bisa Buktikan Kerugian, Kupang Beach Hotel Dihukum Bayar Pesangon Berlipat

Gedung Kupang Beach Hotel sebelum tutup. (foto: kupangklubhouse.com)
Gedung Kupang Beach Hotel sebelum tutup. (foto: kupangklubhouse.com)
Gedung Kupang Beach Hotel sebelum tutup. (foto: kupangklubhouse.com)

Kupang | Tuntutan atas uang pesangon, kekurangan upah, premi jaminan sosial tenaga kerja, dan tunjangan hari raya yang diajukan oleh Lili Mata, dkk (13 orang), terhadap pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh Kupang Beach Hotel sejak bulan Desember 2014, dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (12/11/2015).

Dalam amar putusan Nomor 18, 19, 20, 21, 22, 23, dan 24/Pdt.Sus-PHI/PN.Kpg, yang dibacakan oleh Hakim Nuril Huda, Kupang Beach Hotel dihukum untuk membayar uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan Pasal 156 yat (2) UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, kekurangan upah, premi jaminan sosial tenaga kerja, dan tunjangan hari raya.

Meskipun telah dilakukan sidang pemeriksaan setempat pada 9 Oktober 2015, yang memang didapati kondisi gedung Kupang Beach Hotel dalam keadaan kotor, kumuh, berantakan dan tidak terawat serta sudah tidak ada seorangpun karyawan yang bekerja. Namun, ketidak-mampuan perusahaan yang beralamat di Jl. Pahlawan, Nunbaun Delha, Kupang itu, dalam membuktikan adanya kerugian perusahaan yang pada akhirnya menyebabkan terhentinya operasional perusahaan sejak Desember 2014, adalah pemutusan hubungan kerja yang dikualifikasikan sebagai efisiensi.

“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas oleh karena Tergugat I tidak dapat menunjukkan bukti kerugian perusahaan selama 2 (dua) tahun berturut-turut, maka perusahaan tutup dikategorikan sebagai tindakan efisiensi bukan karena merugi,” ujar Hakim Nuril membacakan pertimbangan hukum. “Dengan demikian para Penggugat berhak atas uang pesangon sebesar 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) uang penghargaan masa kerja sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (3) dan uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4) UU 13/2003,” lanjut ia. (***Jm)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of