Minggu, 15 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
495

17 Juta Pekerja Belum Terdaftar, MK Bolehkan Daftar Sendiri ke BPJS

Ilustrasi. (gambar : bpjsketenagakerjaan.go.id)
Ilustrasi. (gambar : bpjsketenagakerjaan.go.id)
Ilustrasi. (gambar : bpjsketenagakerjaan.go.id)

Batam | Hingga akhir tahun 2015, peserta jaminan sosial yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, baru sebanyak 19,2 juta pekerja dari 37 juta pekerja yang bekerja di sektor formal. Melalui Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Junaedi mengatakan optimalisasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) maka akan membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam mencapai target kepesertaan tahun ini (baca: 2016) sebanyak 4 juta peserta.

“Kami akan konsentrasi sosialisasi di daerah sentra industri terutama di Jawa, Bali, dan Sumatera,” kata Junaedi di sela kegiatan sosialisasi Paten dan PTSP Mendukung Penyelenggaraan Jaminan Sosial di Daerah yang diselenggarakan di Batam, Kamis (21/1) kemarin.

Dengan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan yang baru terdaftar 19,2 juta, maka terdapat 17 juta lebih pekerja formal yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Padahal, Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 70/PUU-IX/2011 tanggal 8 Agustus 2012, dan Putusan Nomor 82/PUU-X/2012 tanggal 15 Oktober 2012, telah memperbolehkan pekerja untuk dapat mendaftarkan dirinya sendiri ke BPJS, apabila perusahaan ditempatnya bekerja tidak mau mendaftarkan pekerjanya.

MK juga menegaskan, kewajiban untuk membayar iuran atau premi adalah tetap dibayarkan oleh pihak pemberi kerja atau pengusaha. Maka untuk menjalankan Putusan MK tersebut, Pemerintah telah mengesahkan pengaturan kebolehan bagi pekerja untuk mendaftar sendiri ke BPJS, yang diatur dalam ketentuan Pasal 10 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015, Pasal 5 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015, dan Pasal 11 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015. Syarat bagi pekerja yang hendak mendaftarkan dirinya sendiri ke BPJS, adalah dengan mengisi formulir pendaftaran dengan dilampiri bukti sebagai pekerja, kartu tanda penduduk dan keluarga. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of