Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
431

Inilah Pernyataan Buruh Terkait Dampak Ekonomi Dari Ledakan Thamrin

foto: antaranews.com
foto: antaranews.com
foto: antaranews.com

Jakarta | Aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, dianggap buruh hal tersebut bisa menjadi salah satu pemicu akan terjadinya pelemahan nilai rupiah dan menyebabkan investor lebih memilih menunggu dan berfikir dua kali untuk masuk ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Salahudin Iqbal melalui siaran persnya, Sabtu (16/1/2016). Ia mengatakan, meskipun jumlah korban dan daya ledak bom dalam aksi teror tersebut tidak sebesar bom Paris, tetapi teror Sarinah bisa berdampak kepada dunia usaha, melesetnya pencapaian pertumbuhan ekonomi, pelemahan rupiah terhadap dolar dan akhirnya juga akan mengancam masa depan nasib buruh.

“Aksi teror tersebut terjadi di kawasan ring satu dan pusat bisnis serta lokasi yang banyak warga negara asing dan kantor perusahaan asing berbisnis. Apalagi, ada satu warga negara asing yang meninggal dan beberapa orang terluka dalam kejadian tersebut. Pemerintah jangan menganggap enteng terkait masalah ekonomi yag akan timbul dari ancaman teror tersebut”, ujarnya.

Ia pun mengatakan, bahwa kebijakan upah murah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan efek ekonomi setelah aksi teror Sarinah bisa menyebabkan daya beli buruh dan masyarakat semakin turun. Selain itu, perlambatan ekonomi akan terjadi akibat peristiwa tersebut, yang juga bisa menjadi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Untuk itu, pemerintah jangan main-main tentang sebuah kebijakan ataupun sebuah strategi kewibawaan. Pemerintah harus memberikan jaminan keamanan bagi rakyatnya dan mengembalikan kepercayaan investor, bukan sekedar menebar janji melalui media.

“Ambruknya perekonomian Indonesia saat ini, malah diperparah dengan aksi teror seperti itu. Dan ini adalah merupakan kegagalan aparat keamanan dalam mengamankan ibu kota. Pemerintah adalah corong utama yang harus bertanggung jawab terhadap efek dunia global hari ini,” ujarnya. (**ef)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of