Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
632

87 Perusahaan Diberi Ijin PHK Oleh Kedua Pengadilan Ini

Data PHKJakarta | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya dan Bandung, terhitung sejak bulan Januari hingga akhir bulan Oktober 2015, telah memberikan ijin Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 87 (delapan puluh tujuh) perusahaan, yaitu 33 perusahaan di Surabaya dan 54 perusahaan berada di Bandung.

Menurut catatan buruh-online.com, jumlah pekerja yang dinyatakan sah PHK-nya sebanyak 368 orang. Terdapat 5 (lima) alasan PHK yang mengemuka, yaitu diantaranya efisiensi, indisipliener, mogok, tutup dan diakhiri hubungan kerja waktu tertentunya (kontrak). PHI Surabaya telah menyatakan PHK terhadap 91 pekerja, yang didominasi oleh PHK karena efisiensi sebanyak 56 orang, lalu PHK karena telah diberikan surat peringatan (indispliener) sebanyak 18 orang. Sedangkan sebanyak 17 orang di-PHK karena mogok kerja, tutup dan habis kontrak.

Di Surabaya sendiri, sebanyak 8 perusahaan bertindak selaku Penggugat. Yaitu PT. Mandiri Investama Sejati, PT. Java Prima Industri, PT. Barokah Mitra Karya Unggul, PT. Gelora Mas, PT. Bank Rakyat Indonesia, PT. Erindo Mandiri, PT. Bank Internasional Indonesia, dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia.

Kemudian di Bandung, PHI telah menyetujui pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan sebanyak 54 perusahaan terhadap 277 orang. Terdiri dari PHK karena mogok kerja sebanyak 95 orang, habis kontrak sebanyak 77 orang, efisiensi sebanyak 66 orang, perusahaan tutup sebanyak 20 orang, dan indispliener sebanyak 19 orang.

Untuk di Bandung, juga sebanyak 8 perusahaan yang bertindak selaku Penggugat, yaitu PT. Koyo Jaya Indonesia, PT. Dragon Pack, BPJS Ketenagakerjaan, PT. Asia Pacific Fibers, PT. IMC Tekno Indonesia, PT. Madusari Nusaperdana, PT. Adyawinsa Stamping Industries, dan PT. Nof Mas Chemical Industries. (***Hz)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of