Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
593

Bekerja Diluar Negeri, Negara Berencana Gratiskan Premi BPJS

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Kewajiban setiap Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mendaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), termasuk pula WNI yang bekerja diluar negeri akan segera diatur dalam norma draf Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (RUU PPILN).

Melalui RUU yang akan menggantikan Undang-Undang No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Luar Negeri (UU PPTKILN) tersebut, negara melalui pemerintah akan diarahkan untuk memberikan perlindungan maksimal kepada WNI yang bekerja diluar negeri, mulai dari pra penempatan, masa penempatan, hingga purna penempatan.

Menurut Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dede Yusuf mengatakan, diantara bentuk perlindungan itu adalah pemberian kepastian kepesertaan WNI yang bekerja diluar negeri dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). “Premi pekerja akan ditanggung negara, dan pelaksanaan sistem asuransiya langsung dikelola negara melalui BPJS,” ujarnya, Jum’at (11/3) siang tadi.

Ditempat terpisah, aktivis yang juga aktif dalam pendampingan WNI yang bekerja diluar negeri, Iskandar Zulkarnaen menyatakan dukungannya atas niat DPR. Namun, ia berharap tidak lagi ada asuransi diluar BPJS. “Memang seharusnya negara berkewajiban menanggung iuran asuransi, sebab mereka yang bekerja diluar negeri telah memberikan sumbangsih kepada negeri ini berupa devisa,” tegasnya.

Perlu diketahui, DPR gagal menyelesaikan pengesahan revisi terhadap UU PPTKILN pada masa sidang tahun 2015 lalu. Kini, DPR kembali memasukkannya dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2016. (HZ)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of