Sabtu, 14 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
700

MA Tak Benarkan Perusahaan Kelapa Sawit Terapkan Sistem Kontrak

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Jakarta | “Pekerja telah bekerja selama 21 hari selama 3 bulan atau lebih secara terus-menerus. Lagipula pekerjaan pekerja merawat kebun kelapa sawit, memanen, mengangkat buah kelapa sawit merupakan sifat pekerjaan yang tidak sementara dalam perusahaan pengusaha,” demikian diucapkan oleh Hakim Agung Yulius, Kamis (17/12/2015) lalu.

Dalam putusannya bernomor 734 K/Pdt.Sus-PHI/2015, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi dari PT. Sinar Siak Dian Permai. Sebab, perusahaan yang berlokasi di Desa Kerinci, Kabupaten Siak, Riau tersebut, telah tidak benar dalam menerapkan perjanjian kerja waktu tertentu (kerja kontrak).

Terhadap pertimbangan tersebut, MA menilai Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru telah tepat dalam menerapkan hukum, sebagaimana termuat dalam Putusan No. 1/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pbr bertanggal 29 April 2015, yang telah menetapkan status hubungan kerja Zubaidah Masta sebagai pekerja tetap PT. Sinar Siak sejak Januari 2011.

PHI Pekanbaru juga menghukum perusahaan untuk memanggil Zubaidah yang tidak lagi diperkenankan melakukan pekerjaan sejak Januari 2014, untuk bekerja kembali dalam tenggang waktu 1 (satu) bulan, setelah putusan PHI berkekuatan hukum tetap. (YS)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of