Type to search

Berita

Menyangkut Perselisihan Antar Serikat Pekerja, Gugatan Soal Iuran Ditolak

Share
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Surabaya | Pokok gugatan yang diajukan oleh Jangkung Ari Wibowo dan Muhamad Agustian di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, dinilai Majelis Hakim sebagai perselisihan antar serikat pekerja dalam satu perusahaan. Sebab, Jangkung yang merupakan anggota serikat buruh, berkeberatan dengan tindakan PT. Langgeng Makmur Industri atas penyerahan uang iuran sebesar Rp.21 ribu setiap bulannya kepada serikat pekerja lain.

Namun, PHI Surabaya dengan mendasarkan pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep-187/Men/X/2004 tentang Iuran Anggota Serikat Pekerja, berpendapat bahwa seharusnya Jangkung memberitahukan kepada serikat pekerjanya yang lama atas pengunduran dirinya, dan kini telah menjadi anggota serikat buruh lain.

“Seharusnya Para Penggugat memberitahukan secara tertulis surat pengunduran diri kepada serikat pekerja dan membuat pencabutan surat kuasa terlebih dahulu, agar namanya dihapus dari daftar permitaan Check Of System yang telah diserahkan ke perusahaan,” ujar Hakim Isjuaedi, Senin (23/11/2015) lalu.

Lebih lanjut Hakim Isjuaedi mengatakan, bahwa pihak perusahaan yang berlokasi di Jl. Letjend. Sutoyo, No. 256, Waru, Sidoarjo tersebut, adalah pihak yang pasif, yang tidak terkait secara langsung dengan perkara ini, karena sifatnya hanya membantu permintaan pemotongan Check Of System dari serikat pekerja yang ada di perusahaan, maka sudah seharusnya perkara tersebut diselesaikan dan menjadi perselisihan antar serikat pekerja.

“Menolak gugatan para Penggugat untuk seluruhnya,” tandas Hakim Isjuaedi selaku Ketua Majelis Hakim membacakan amar putusan dalam perkara yang diregister dengan No. 104/G/2015/PHI.Sby itu. (YS)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *