Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
628

Pesangon Tak Kunjung Dibayar, Permohonan Pailit Serikat Pekerja Dikabulkan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Surabaya | Pengadilan Niaga (PN) Surabaya mengabulkan permohonan pailit dengan segala akibat hukumnya, yang diajukan pada 15 Oktober 2015 oleh 9 (sembilan) orang Pengurus Serikat Pekerja Indonesia (SPIN) terhadap PT. Unggul Summit Particle Board Industry, Kamis (26/11/2015) lalu.

Melalui Putusan No. 17/Pailit/2015/PN-Niaga-Sby, Majelis Hakim PN Surabaya menilai, tidak dibayarkannya uang pesangon milik 69 (enam puluh sembilan) karyawan, senilai Rp.3,8 miliar yang telah dituangkan dalam Perjanjian Bersama tanggal 14 Mei 2013, merupakan utang berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 019 KP/N/1999.

Selain berutang dengan para pekerja, perusahaan yang berlokasi di Banjarmasin tersebut, juga terbukti mempunyai utang terhadap kreditur lain sebesar Rp.61,4 juta, yang telah dibuktikan dengan adanya nota pembelian batubara bertanggal 13 Agustus 2012.

“Menimbang, bahwa berdasarkan berdasarkan pertimbangan tersebut di atas ternyata termohon telah memiliki utang kepada Pemohon dan kreditur lainnya dan telah jatuh tempo akan tetapi termohon tidak dapat membayar utangnya tersebut meskipun telah ditagih oleh Pemohon,” ujar Hakim Sudarwin selaku Ketua Majelis.

Dalam amar putusannya, PN Surabaya mengangkat R. Astuti Sitanggang sebagai Kurator, dan Hakim Ari Jiwantoro yang bertugas sebagai Hakim di PN Surabaya sebagai Hakim Pengawas dalam perkara kepailitan PT. Unggul Summit Particle Board Industry. (HZ)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of