Rabu, 13 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
413

Tak Mampu Buktikan Produksi Knalpot Selama 10 Tahun, Gugatan Ditolak

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bandung | “Mengadili, menolak gugatan para Penggugat untuk seluruhnya,” demikian dikatakan oleh Hakim Suwanto selaku Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (17/2/2016) lalu, saat membacakan amar putusan dalam perkara No. 216/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg.

Setelah melalui tahapan persidangan sejak didaftarkannya gugatan pada 28 Oktober 2015, Casmudi, dkk (18 orang) dinyatakan tidak mampu membuktikan sifat pekerjaan yang berlangsung di PT. Sakura Manufacturing Auto Parts Indonesia, terus menerus. “Dalil para Penggugat yang menyatakan perusahaan telah berdiri lebih dari 10 tahun dengan produksi knalpot kendaraan bermotor merupakan pekerjaan yang bersifat tetap, tidak terbukti,” tandas Hakim Suwanto.

PHI Bandung menilai, kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan yang berlokasi di Jl. Akasia II, Blok A/E-47, Delta Silicon Industrial Park Lippo Cikarang, Bekasi tersebut, adalah kegiatan usaha yang bergantung pada pesanan atau order dari pihak ketiga.

Lebih lanjut Hakim Suwanto mengatakan, “Telah terbukti pekerjaan yang dikerjakan oleh Tergugat berbeda-beda atau fluktuatif jumlah dan jenis pesanannya, serta jangka waktu penyelesaiannya telah ditentukan tergantung pada kebutuhan bersifat sementara, yang dikerjakan tergantung pada pesanan atau order yang untuk mempekerjakan karyawannya tidak dapat diprediksi, berapa banyak pekerja harus mengerjakan order semuanya, karena tergantung order baik jumlah, jenis produksi maupun jangka waktunya”.

Casmudi bersama ketujuh belas rekannya, tak terima dengan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan perusahaan antara sejak bulan Januari hingga September 2014. Meskipun pada awalnya diperjanjikan dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak), mereka yang bermasa kerja 3-6 tahun itu, merasa memiliki hak atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.

Melalui kuasa hukumnya, Casmudi berpendapat, bahwa berlangsungnya pekerjaan pada bagian Welder, tempat ia dan teman-temannya bekerja dilakukan secara tetap, terus menerus dari waktu ke waktu yaitu melakukan pengelasan terhadap produk Knalpot milik Tergugat, dimana pekerjaan tersebut telah berlangsung lebih dari sepuluh tahun. Hal tersebut juga diperkuat oleh anjuran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi No. 567/1557/HI-Syaker/V/2015 bertanggal 18 Mei 2015, yang menyatakan hubungan kerja antara para pekerja dengan perusahaan berubah menjadi pekerja tetap. (HZ)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of