Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
664

Hanya Menggugat Direktur, PHI Nyatakan Gugatan Kurang Pihak

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Surabaya | Gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja Ahmad Suhartono di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (14/3/2016) dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke verklaard). Pasalnya, gugatan Ahmad terhadap Rani Indrayanti selaku Direktur dari CV. Meterindo, dianggap tidak lengkap (plurium litis consortium).

Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Jihad Arkanuddin, beranggapan bahwa Rani merupakan salah satu sekutu aktif dari CV. Meterindo. Sehingga, seharusnya yang dijadikan sebagai Tergugat bukan hanya Rani, tetapi juga sekutu lain yang secara tanggung renteng atau tanggung menanggung dari badan usaha yang terletak di Jl. Jemur Wonosari JE, No. 9, Surabaya itu.

“Menurut Majelis Hakim, yang seharusnya ditarik sebagai Tergugat tidak hanya Rani Indrayanti, melainkan juga sekutu yang lain dari CV. Meterindo secara tanggung renteng atau tanggung menanggung. Oleh karena orang yang ditarik sebagai Tergugat tidak lengkap, maka gugatan dinyatakan error in persona karena mengandung cacat plurium litis consortium,” terang Hakim Jihad membacakan amar pertimbangan hukum dalam putusan No. 149/G/2015/PHI.Sby tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan surat gugatan bertanggal 8 Desember 2015, Suhartono mengajukan pensiun atas usianya yang telah mencapai 61 tahun, dan telah bekerja selama lebih dari 13 tahun sebagai staff marketing. Suhartono menuntut pembayaran uang pensiun senilai Rp.90,6 juta, meskipun Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya hanya menetapkan besaran uang pensiunnya sebesar Rp.71,6 juta. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of