Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
544

Ikut Rayakan Hari Buruh, Kemnaker Sebut #MayDayIsAHoliday di Twitter

Sahat Sinurat (tengah) bersama Pegawai Mediator Hubungan Industrial, ucapkan Selamat Hari Buruh. (foto: @MediatorHI)
Sahat Sinurat (tengah) bersama Pegawai Mediator Hubungan Industrial, ucapkan Selamat Hari Buruh. (foto: @MediatorHI)
Sahat Sinurat (tengah) bersama Pegawai Mediator Hubungan Industrial, ucapkan Selamat Hari Buruh. (foto: @MediatorHI)

Jakarta | Tak biasanya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selaku wakil Pemerintah ikut bergembira menyambut Hari Buruh Se-Dunia, atau yang lazim disebut Mayday pada 1 Mei, esok. Pada tahun-tahun sebelumnya, sejak 1990-an, perayaan Mayday selalu disambut oleh Pemerintah dengan sikap dingin dan tak bersahabat.

Menteri Hanif Dhakiri dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (28/4) kemarin malam, menjuluki perayaan hari buruh internasional ini, dengan sebutan May Day is a Holiday. Dengan slogan itu, Hanif berharap kegiatan buruh untuk memperingati Mayday yang tepat jatuh di hari libur resmi mingguan nantinya bersifat positif, penuh kegembiraan dan bertujuan menggalang kebersamaan.

Tak hanya pada tataran level Menteri yang turut suka ria menyambut 1 Mei, jajaran Kemnaker-pun turut serta mengucapkan “Selamat Hari Buruh Internasional”. Dalam wawancara singkatnya di Radio Republik Indonesia (RRI), Jum’at (29/4), Haiyani Rumondang selaku Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, sempat mengucapkan selamat kepada seluruh buruh. “Selamat Hari Buruh Internasional, May Day is a Holiday,” ujarnya bersemangat.

Selain Dirjen PHI & Jamsos, Pegawai Mediator Hubungan Industrial pada Kemnaker-pun turut membuat video berdurasi 10 detik dengan hastag #MayDayIsAHoliday, yang diunggah di twitter @MediatorHI. “Mediator Hubungan Industrial mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional,” ujar ketiga belas pegawai direktorat yang dipimpin oleh Sahat Sinurat, Direktur Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial pada Kemnaker.

Buruh Tetap Berdemo
Ditempat terpisah, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan akan tetap menggelar demonstrasi dengan berjalan kaki dari Istana Negara menuju stadion Gelora Bung Karno, pada hari Minggu (1/5) esok. Menyikapi hal tersebut, Polda Metro Jaya telah menghimbau agar para peserta demonstrasi tidak berjalan kaki, karena berbarengan dengan hari bebas kendaraan bermotor (car free day) yang selalu diadakan tiap Minggu.

Rencananya, selain hendak merayakan hari buruh internasional, KSPI yang rencananya akan mengerahkan 100 ribu orang anggotanya, juga mengusung isu pencabutan Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan akan mendeklarasikan organisasi massa yang bernama ‘Rumah Rakyat Indonesia’. (Yul/Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of