Senin, 18 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.030

Menggunakan Narkoba, PHI Kabulkan Tuntutan Uang Pesangon

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Medan | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan, memerintahkan PT. Soci Mas untuk membayar uang pesangon kepada YA (nama disamarkan), sebesar Rp.69 juta atau sama dengan perhitungan uang pesangon 2 (dua) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dalam pertimbangan hukumnya, PHI Medan menyatakan alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap YA oleh perusahaan yang berlokasi di Jl. Pulau Irian, No. 2, Percut Sei Tuan tersebut, yaitu atas sangkaan YA tertangkap tangan sedang mengkonsumsi zat narkotika sejenis ganja, dan kini menjalani masa rehabilitasi, belumlah mempunyai putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap, sebagaimana yang dimaksud dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 12/PUU-I/2003.

Terhadap keinginan perusahaan yang dalam alasan PHK-nya tanpa pemberian uang pesangon yang didasarkan pada pelanggaran terhadap kesalahan berat, berupa mabuk atau menyimpan narkoba. YA kemudian mengajukan tuntutan berdasarkan surat gugatan bertanggal 22 Juni 2015, yang diregisterasi dengan perkara No. 112/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Mdn, yaitu diantaranya berupa pembayaran uang pesangon atas PHK yang terjadi sejak Januari 2015 lalu.

Mempertimbangkan Putusan MK, Majelis Hakim PHI Medan yang diketuai oleh Hakim Mahyuti, mengkualifikasikan PHK yang dilakukan PT. Soci Mas haruslah disertai dengan pembayaran uang pesangon 2 (dua) kali UU 13/2003. “Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian,” tandasnya, Senin (23/11/2015) lalu. (YS)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of