Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
438

Tak Kunjung Cairkan Deposito PJTKI, Menteri Ketenagakerjaan Terancam Di-PTUN-kan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Sudah lebih dari setahun, Samain, Nova, Ngadimin dan Solikhin menanti pencairan dana jaminan yang disetorkan oleh PT. Dafa Putra Jaya ke kas Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai deposito yang dapat dicairkan atas permintaan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami TKI di negara penempatan.

Dalam surat bernomor B.338/PL/II/2015 tanggal 13 Februari 2015, yang ditanda-tangani oleh Lisna Yoeliani Poeloengan selaku Deputi Perlindungan, BNP2TKI telah meminta Menteri Ketenagakerjaan untuk mencairkan dana deposito milik PT. Dafa sebesar Rp.226,5 juta dari jumlah keseluruhan dana Rp.500 juta, yang kini berada pada rekening milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Samain, dkk pada awalnya diberangkatkan sebagai Anak Buah Kapal (ABK) oleh PT. Dafa sejak tahun 2012, dan kembali ke Indonesia pad 2014. Keempat ABK tersebut memiliki masalah yang sama, yaitu gaji yang belum dibayarkan. Nova mengaku selama dua tahun ditempatkan di Singapore, belum dibayar gajinya yang setara dengan Rp.90 juta. Sedangkan Ngadimin dan Solikhin yang ditempatkan di Taiwan, upahnya sebesar Rp.84 juta juga belum dibayarkan. Berbeda dengan ketiga temannya, Samain justru dipulangkan dari Hongkong, karena sakit akibat kecelakaan kerja, dengan gaji tertunggak sebesar Rp.52 juta.

Kuasa hukum keempat ABK yang kini terpaksa menumpang tinggal di warung makan yang dikelola mantan ABK, dibilangan Cakung, Jakarta Utara, Iskandar Zulkarnaen menegaskan, sedang menyiapkan berkas gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, apabila Menteri Ketenagakerjaan tak kunjung mencairkan dana deposito milik perusahaan yang menempatkan keempat ABK dinegara penempatan.

“Kami sedang merencanakan menggugat Menteri ke PTUN, bila berat mencairkan dana deposito milik PT. Dafa yang memang diperuntukkan untuk menyelesaikan masalah gaji TKI yang ditempatkannya di negara penempatan,” jelas Iskandar, Kamis (28/4) siang tadi. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of