Type to search

Buruh Migran

Tiap Jelang Lebaran, Buruh Migran Blitar Sumbangkan 900 Juta Per Hari

Share
ilustrasi (foto: bantuanhukum.co.id)

ilustrasi
(foto: bantuanhukum.co.id)

Blitar | Setiap menjelang lebaran, uang buruh migran yang masuk melalui jasa Kantor Pos Blitar mencapai sekira Rp900 juta per hari. Jumlah tersebut disumbangkan rata-rata oleh pembantu rumah tangga dan buruh perkebunan yang sampai saat ini masih menempati jumlah tertinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Penempatan dan Produktifitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar Yudi Priono kepada wartawan, Jumat (22/4/2016).

Ia mengatakan, bahwa karena sempitnya lapangan kerja dalam negeri, hanya dalam jangka waktu 3 bulan, sekitar 900 warga Kabupaten Blitar Jawa Timur mengadu nasib ke luar negeri menjadi buruh migran. Kendati demikian, jumlah yang tercatat dari Januari-April 2016, menyusut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, yang mana jumlah ini lebih sedikit kalau dibanding tahun sebelumnnya 4.000-5.000 buruh migran per tahun.

Ia menjelaskan bahwa kawasan Timur Tengah, yakni Arab Saudi, kemudian Taiwan, Hongkong, Korea, Singapura serta Malaysia masih menjadi negara tujuan favorit buruh migran asal Kabupaten Blitar. Mereka mengadu nasib di sektor formal dan informal.

Dari pantauan di lapangan, tidak sedikit buruh migran yang gagal mengubah hidupnya lebih baik. Banyak yang pulang ke tanah air tanpa memiliki tabungan yang layak. Bahkan tidak sedikit yang masih menanggung hutang, termasuk berhadapan dengan masalah rumah tangga yang berujung pada perceraian. Meski begitu, ada juga yang hidupnya berubah lebih baik dibanding sebelum menjadi buruh migran.

Di samping itu, anggota DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib mengatakan bahwa pemerintah hendaknya memberikan perlindungan hukum lebih baik. Khususnya pemerintah daerah hendaknya memberikan pembinaan, sebab para buruh migran ini merupakan pahlawan devisa.

“Harapan saya para buruh migran yang kembali ke tanah air bisa mengelola keuangan dengan baik. Sebab tujuan utama bekerja di luar negeri adalah mengubah kehidupan lebih baik”, ujarnya. (Ef)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *