Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
857

MA Benarkan Pengabaian Waktu Jeda Sepanjang Disepakati

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | Waktu jeda atau masa tenggang yang diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, dalam rangka pembaharuan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) selama 30 (tiga puluh) hari, dapat diatur lain dalam perjanjian kerja yang dibuat oleh para pihak. Demikian pertimbangan hukum Mahkamah Agung (MA) dalam memutus sengketa hubungan industrial antara PT. Multi Structure melawan Sahat Pardamean Hutahuruk.

Majelis Hakim MA mendasarkan pertimbangan hukumnya dalam Putusan No. 733 K/Pdt.Sus-PHI/2015, pada Pasal 3 ayat (8) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 100/Men/VI/2004, yang berbunyi : Para pihak dapat mengatur lain dari ketentuan dalam ayat (5) dan ayat (6) yang dituangkan dalam perjanjian. Ketentuan tersebut, memberikan ruang kepada pengusaha untuk membuat perjanjian kerja kontrak dengan waktu jeda kurang dari 30 (tiga puluh) hari.

“Bahwa pengabaian waktu jeda telah sesuai dengan ketentuan Pasal 3 ayat (8) Kepmenakertrans Nomor 100, sehingga ketentuan jeda tiga puluh hari atau lebih sebagaimana dimaksud ketentuan Pasal 59 ayat (6) UU Nomor 13 Tahun 2003 tidak berlaku, maka terbukti PKWT sah secara hukum,” tandas Hakim Agung Mahdi Soroinda Nasution, Selasa (15/3/2016).

Putusan MA tersebut, membatalkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru No. 15/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Pbr tanggal 27 Mei 2015. Dalam amar putusannya, PHI menghukum perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Duri-Dumai Mandau, Km.5, Kec. Mandau, Kab. Bengkalis itu, untuk membayar uang pesangon kepada Sahat yang bermasa kerja selama lebih dari 5 tahun sebesar Rp.37,9 juta.

Dengan dibatalkannya Putusan PHI, MA mengadili sendiri dan menyatakan gugatan Sahat terhadap PT. Multi Structure ditolak seluruhnya. Padahal, Sahat sejak bekerja pada 21 Juli 2009 hingga 31 Januari 2014, telah tujuh kali menanda-tangani perjanjian kontrak. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of