Type to search

Jaminan Sosial

Tak Boleh Tolak Pasien BPJS, Puluhan Direktur RS di Bogor Buat Komitmen

Share
Camelia W Sumaryana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. (foto: bogor.tribunnews.com)

Camelia W Sumaryana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. (foto: bogor.tribunnews.com)

Bogor | Sebanyak 25 (dua puluh lima) Direktur Rumah Sakit (RS) se-Kabupaten Bogor, Selasa (10/5) kemarin, menanda-tangani komitmen peningkatan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, diantaranya adalah larangan menolak pasien dan pasien kebidanan, melaksanakan sistem rujukan dengan koordinasi antar RS, memberikan informasi kamar rawat inap, serta informasi daftar obat-obatan yang tidak dibebankan kepada pasien.

Komitmen kesepakatan tersebut, disepakati para Direktur RS dihadapan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. Hj. Camelia Wilayat Sumaryana. RS milik Pemerintah Daerah, diantaranya RSUD Cibinong, Ciawi, Leuwiliang, dan Cileungsi.

Sedangkan, RS swasta, diantaranya RSIA Annisa, Hermina Mekarsari, Citra Insani, Assalam, Kenari Graha Medika, Melania Cibinong, Assyifa, Permata Pertiwi, Mary Cileungsi Hijau, FMC, Dr. Sismadi, Bina Kusada Cibinong, Trimitra, Karya Bhakti Pratiwi, Atang Sanjaya, Citama, Dompet Dhuafa, MH Thamrin Cileungsi, dan Sentra Medika Cibinong.

Camelia mengaku, kesepakatan yang dibuat adalah respon Pemkab. Bogor terhadap tuntutan para buruh di Kabupaten Bogor, pada tanggal 2 Mei lalu dalam peringatan hari buruh sedunia, yang berfokus pada keinginan pelayanan kesehatan khususnya pasien BPJS Kesehatan. (Yul)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *