Type to search

Sekitar Kita

Tak Diijinkan Dekati Istana, Anggota KASBI Ditangkap Polisi

Share
Situasi bentrokan saat massa aksi KASBI hendak dekati Istana, Minggu (1/5).

Situasi bentrokan saat massa aksi KASBI hendak dekati Istana, Minggu (1/5).

Jakarta | Seribuan lebih anggota Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) tertahan didepan gedung Radio Republik Indonesia (RRI), di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (1/5) sore ini. Mereka tidak diijinkan oleh pihak kepolisian untuk mendekati Istana Negara.

Dalam aksi jalan kaki yang semula berlangsung tertib dan damai tersebut, mulai terlihat memanas ketika rombongan massa demonstrasi hendak mendekati pintu masuk monumen nasional (monas) yang berada di depan Istana Merdeka yang sering dijadikan sebagai tempat untuk melakukan unjuk rasa. Bahkan, salah seorang anggota KASBI ditangkap oleh pihak kepolisian, karena dianggap sebagai provokator.

KASBI dalam peringatan hari buruh internasional 2016 ini, mengusung Sepuluh Tuntutan Rakyat Pekerja (Sepultura), diantaranya yaitu meminta agar Pemerintahan Jokowi-JK menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing, memberlakukan jaminan sosial dan bukan asuransi sosial, meminta penurunan harga BBM serta kebutuhan bahan pokok, meminta pemberian pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat.

Selain itu, mereka juga menolak politik upah murah, pemutusan hubungan kerja, union busting (pemberangusan serikat buruh), privatisasi dan mengutamakan tanah beserta air di Indonesia untuk kesejahteraan rakyat. KASBI juga meminta aparat hukum untuk tidak tajam kebawah dan tumpul keatas. Sebab, tindakan hukum terhadap pengusaha yang kerap melanggar undang-undang ketenagakerjaan diberikan peluang dan kelonggaran untuk tidak diproses secara hukum.

KASBI juga menilai, Pemerintahan Jokowi-JK yang digadang-gadangkan dapat membawa perubahan peningkatan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia pada Pemilu 2014 lalu, telah gagal. Mereka menuding Pemerintah masih pro terhadap modal, sehingga KASBI menyerukan pembentukan Dewan Rakyat Nasional untuk menjamin kesejahteraan rakyat. (Haf)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *