Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
415

BNI Kontrak Pekerjanya Hingga 23 Tahun, PHI Kabulkan Gugatan Pesangon

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Palu | Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palu menilai, PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Palu telah melanggar ketentuan Pasal 59 ayat (4), (5) dan (6) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hal tersebut diputuskan oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Karsena, lantaran perusahaan tersebut mempekerjakan Hasmin Hasan selama 23 tahun dan Nawir selama 17 tahun, dengan perjanjian kerja waktu tertentu (pekerja kontrak).

Hakim Karsena berpendapat, bahwa kontrak kerja hanya dapat diberlakukan paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang satu kali untuk masa paling lama 1 (satu) tahun. Meskipun perjanjian tersebut dapat dilakukan pembaharuan sebanyak satu kali untuk jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun, tetapi hanya dapat dilakukan setelah melalui masa tenggang 30 (tiga puluh) hari sejak kontrak perpanjangan berakhir.

“Menimbang, bahwa Perjanjian Kerja Waktu Tertentu untuk jangka waktu yang tidak memenuhi syarat-syarat ketentuan hukum yang diatur dalam Pasal 59 ayat (4), (5) dan (6) Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan diatas, maka demi hukum akan menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu,” ujar Hakim Karsena, Kamis (21/4/2016) lalu.

Atas pengakhiran hubungan kerja yang semula didasarkan pada alasan perjanjian kontraknya telah berakhir, BNI Cabang Palu yang berkedudukan di Jl. Jend. Sudirman, Palu tersebut, dihukum untuk membayar uang pesangon satu kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) UU 13/2003, sebesar Rp. 33 juta untuk Hasmin Hasan, dan Rp. 31 juta untuk Nawir. “Mengabulkan gugatan para Penggugat untuk sebagian,” tandas Hakim Karsena membacakan amar putusan No. 9/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Pal. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of