Rabu, 17 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
704

Wabup Karawang Bantah Dirinya Anti Serikat Pekerja

Wakil Bupati Karawang, H Ahmad Zamakhsyari. (foto: www.jabarpublisher.com)
Wakil Bupati Karawang, H Ahmad Zamakhsyari. (foto: www.jabarpublisher.com)
Wakil Bupati Karawang, H Ahmad Zamakhsyari. (foto: www.jabarpublisher.com)

Karawang | Wakil Bupati Karawang, H Ahmad Zamakhsyari membantah jika dirinya dianggap anti serikat pekerja. Hal tersebut ia kemukakan saat ditemui wartawan dirumah dinasnya, Senin (20/6) kemarin malam. “Itu mulanya darimana kok ada isu seperti itu, itu bohong silakan saja buka rekaman dari acara tersebut, gak ada kok ungkapan saya anti serikat pekerja,” ungkap Wabup yang akrab disapa dengan Kang Jimmy ini.

Ia hanya ingin memberikan nasehat kepada kawan-kawan serikat pekerja, jika ada masalah apapun silahkan dikomunikasikan dengan Pemerintah Daerah. Menurutnya, ia prihatin dengan kondisi ketenagakerjaan di Karawang, yang kerap terjadi aksi pemogokan buruh. Dirinya mencontohkan saat berhenti dan menemui buruh PT. Santosa, salah satu pabrik di kawasan Karawang yang sedang berdemo. Kala itu, Jimmy membuka diri dengan mengundang pihak pabrik, dengan disertai ancaman jika tidak memihak kepada buruh dan tetap melakukan PHK sepihak, maka Jimmy mengancam akan menutup perusahaan tersebut. “Jadi kalau saya anti serikat buruh, gak mungkin saya seperti itu,” tutur Jimmy.

Terhadap pernyataannya, saat dirinya mendampingi Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana, ketika melepas 2.504 orang pekerja asli asal Karawang untuk bekerja di 30 perusahaan besar di Karawang, Sabtu (18/6) lalu. Ia menegaskan, ada pihak yang memelintir isu Jimmy anti buruh, Jimmy pun mengaku sudah menyimpan data tersebut. Bahkan ia menyatakan tidak akan tinggal diam karena telah difitnah anti buruh, dan akan melakukan gugatan balik jika saja diperlukan. “Suatu saat bisa saja kami lakukan gugatan balik terhadap orang tersebut,” tegas Jimmy.

Menurut pantauan buruh-online.com, dalam berbagai akun media sosial, tidak sedikit serikat pekerja yang ikut menyatakan keresahannya atas isi pernyataan Jimmy. Mereka menyesalkan sikap Jimmy yang dinilai sangat kontroversial, bahkan mereka juga mengancam akan mengepung Kantor Bupati Karawang, untuk menuntut Jimmy meminta maaf terhadap seluruh pekerja di Karawang. Saat itu Jimmy menyatakan, Pabrik tidak boleh lagi di demo, karena pabrik bukan pemilik kebijakan, kalau serikat mau demo, demolah bupati dan wakil bupati disini. Dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik, insya Allah Ibu Bupati sudah mengijinkan saya, kalau ada yang seperti itu berhadapan langsung dengan Wakil Bupati Karawang. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of