Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.463

Wabup Karawang : “Pabrik Tidak Boleh Lagi Didemo!”

H Ahmad Zamakhsyari Wakil Bupati Karawang.
H Ahmad Zamakhsyari Wakil Bupati Karawang.
H Ahmad Zamakhsyari Wakil Bupati Karawang.

Karawang | Genap empat bulan setelah dilantik bersama Bupati Karawang sejak17 Februari 2016 lalu, H Ahmad Zamakhsyari selaku Wakil Bupati Karawang yang berpasangan dengan Cellica Nurrachadiana, terus aktif melakukan sidak-sidak ke beberapa perusahaan di Karawang, khususnya terkait penegakkan peraturan daerah tentang ketenagakerjaan. Pria yang dikenal dengan sapaan Kang Jimmy ini, sejak bulan April 2016 lalu, membawa isu CSR Corporate Social Responsibilities (CSR) yang diharapkan tidak hanya dibeirkan untuk daerah sekitar saja, tetapi merata diseluruh daerah Kabupaten Karawang.

Kang Jimmy kembali menegaskan komitmennya terhadap iklim investasi di Kabupaten Karawang. Dirinya mempersilahkan adanya keberadaan serikat pekerja di perusahaan, tetapi ia tidak menginginkan jika serikat pekerja menjadi alat kepentingan untuk mengintimidasi pihak industri yang ada di Karawang. “Pabrik tidak boleh lagi di demo, karena pabrik bukan pemilik kebijakan, kalau serikat mau demo, demolah bupati dan wakil bupati disini,” tegasnya saat acara pelepasan tenaga kerja di halaman Pemkab. Karawang, Sabtu (18/6) kemarin.

Lebih lanjut ia menyatakan, jika masih ada yang mencoba menghalangi iklim investasi, maka pihak tersebut akan berhadapan langsung dengan dirinya. “Dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik, dikit dikit demo di pabrik, insya Allah Ibu Bupati sudah mengijinkan saya, kalau ada yang seperti itu berhadapan langsung dengan Wakil Bupati Karawang,” ujar Kang Jimmy yang saat berkampanye didukung oleh serikat pekerja di Karawang dengan riuh tepuk tangan.

Sebelumnya, ia juga menyinggung soal pembuangan serta pengelolaan limbah, yang diharapkan dapat berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa setempat. Terkait isu ketenagakerjaan yang kini sedang marak di Karawang, yaitu berupa pemutusan hubungan kerja, Kang Jimmy menuding akibat pekerja yang tidak mengikuti aturan di perusahaan, semisal aktif melakukan kegiatan organisasi serikat pada saat jam kerja. Demikian ia sampaikan saat diskusi dengan para pekerja korban PHK dari PT. Posco IJPC, Selasa (12/4/2016) lalu. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of